oleh

Bayinya Masih Terbaring di Rumah Sakit, Pasangan Asal Tukak Butuh Uluran Tangan Dermawan

TUKAKSADAI – Pasangan Qory dan Suheriyana asal Desa Tukak, Kecamatan Tukaksadai, Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Bangka Belitung saat ini sangat membutuhkan uluran tangan dari seorang dermawan.

Pasalnya, putri mereka yang baru saja dilahirkan sekitar 24 hari lalu bernama Askanah Ratifah kini masih tergeletak di ruang khusus balita di RSUD Depati Hamzah Kota Pangkal Pinang.

Askanah, sang anak didiagnosis mengidap penyakit usus di luar (Gastroschisis) sejak lahir sehingga membutuhkan perawatan intensif di rumah sakit yang berada di ibukota Bangka Belitung itu.

Awalnya, Askanah sempat dirawat di RSUD Bangka Selatan. Namun, karena peralatan medis tidak memadai mengharuskan sang anak harus dirujuk ke RSUD Depati Hamzah. Seperti diceritakan Suheriyana, Senin (10/8/2020).

Suheriyana mengaku biaya perawatan yang dibebankan selama masa pengobatan inilah menjadi kendala saat ini. Maklum, dia mengaku bahwa mereka berdua bukan berasal dari keluarga yang berada.

“Saat ini bayi kami sedang dirawat di RSUD Depati Hamzah. Tadinya untuk lahiran kami menggunakan jampersal, tetapi waktu jampersalnya tinggal dua hari lagi jadi kami bingung, sementara bayi kami kondisinya masih seperti ini dan butuh perawatan,” ujarnya.

“Tapi alhamdulillah Pak Wahid ketua karang taruna desa kita bantu-bantu cari donatur dan urus BPJS dari pemerintah, untuk lebih lanjutnya silakhkan komunikasi sama pak wahid ya Pak,” sambung Suheriyana.

Terpisah, Ketua Karang Taruna Desa Tukak, Abdul Wahid, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa orang tua bayi tersebut memang berasal dari keluarga kurang mampu.

“Mereka aja tinggalnya masih numpang sama neneknya, sedangkan ayah bayinya kerja sebagai buruh. Makanya kita prihatin dengan kondisi mereka, sehingga kita bantu urus bantuan dari berbagai pihak termasuk membukan donasi,” ujarnya.

Alhamdulillah, lanjut Wahid dengan donasi yang dibuka sudah ada yang berpartisipasi. Dimana saat ini bantuan yang mereka ajukan ke baznas kabupaten dan provinsi serta PT Timah Tbk juga sudah mendapat respon.

“Bayi ini nantinya kan mau di Rujuk ke RSUP Bangka Belitung untuk penanganan lebih serius. Alhamdulillah BPJS nya sudah dibantu pihak Dinkes Basel dan provinsi dan sudah aktif,” terangnya.

Wahid berharap, semoga masih ada dermawan yang peduli dengan kondisi bayi ini. Bagi dermawan yang ingin berpartisipasi dapat langsung menyalurkan donasinya ke Rekening BRI dengan Nomor 2091 0100 4945 504 atas nama Qory.

Komentar

Berita Lainnya