pemkab muba pemkab muba pemkab muba pemkab muba pemkab muba
Musi Banyuasin

Bahas Ini, Komunitas Guru Penggerak Temui Pj. Bupati Muba

114
×

Bahas Ini, Komunitas Guru Penggerak Temui Pj. Bupati Muba

Sebarkan artikel ini
pemkab muba pemkab muba

MUBA – Pj. Bupati Muba H. Apriyadi Mahmud berkomitmen bahwa dirinya siap mendukung dan menyukseskan program Komunitas Guru Penggerak (KGP) dari Paud, TK, SD, SMP, dan SMA sebagai transformator pendidikan di Kabupaten Muba.

Pernyataan ini disampaikannya langsung saat menerima jajaran Komunitas Guru Penggerak Muba di ruang audiensi Bupati Muba, Rabu (24/1/2024).

Apriyadi juga berharap agar guru penggerak dapat berperan secara maksimal dalam memajukan pendidikan di Kabupaten Muba.

“Pemerintah Kabupaten Muba siap dan akan terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan di sekolah-sekolah, jika perlu fasilitas kita siap support, dan tentu harapannya agar guru dapat menciptakan pembelajaran yang baik kepada murid dan menggerakkan ekosistem pendidikan yang lebih baik,” katanya.

Terakhir, Apriyadi juga mengatakan bahwa guru penggerak berpeluang besar untuk menjadi kepala sekolah.

“Jadi guru yang sudah memiliki sertifikat guru penggerak ini bisa menjadi kepala sekolah,” tandasnya.

Sementara, Ketua Komunitas Guru Penggerak Muba Rojaki menyampaikan ucapan terima kasih atas support dan dukungan yang diberikan oleh Pemkab Muba, khususnya Pj. Bupati Apriyadi kepada Komunitas Guru Penggerak.

Ia juga menyampaikan, KGP siap berkolaborasi baik dengan Pemkab Muba antar anggota, pengurus serta dengan pihak stakeholder yang ada di Kabupaten Muba.

“Kami siap berperan aktif dalam mendorong atau membantu menyukseskan program-program yang digulirkan, baik oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Riset dan Teknologi maupun pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta dinas terkait,” ungkapnya.

Disampaikannya, bahwa ada delapan langkah strategis KGP Muba untuk meningkatkan kualitas pendidikan, diantaranya webinar series, podcast series bersama guru penggerak, pendampingan atau (coaching clinic) calon guru penggerak, kegiatan bakti sosial dan peduli kasih, percepatan implementasi kurikulum merdeka, pelatihan pembelajaran digitalisasi, penerbitan buku bersama, guru istimewa dan murid istimewa. (Endang S)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *