oleh

Babaranjang Tergelincir Satu Orang Asisten Masinis Meninggal

Kereta Batubara Rangkaian Panjang (babaranjang) tanpa muatan, tergelincir dan terseret hingga 50 meter. Fhoto : Deni A Syaputra
Kereta Batubara Rangkaian Panjang (babaranjang) tanpa muatan, tergelincir dan terseret hingga 50 meter. Fhoto : Deni A Syaputra

BATURAJA I Kereta Batubara Rangkaian Panjang (babaranjang) tanpa muatan, tergelincir dan terseret hingga 50 meter. Akibatnya satu orang tewas yakni Asisten Masinis atas nama Asep Sunarto (30), warga dusun 8 desa Gunung Megang, Muaraenim, dengan kondisi tertimbun tanah di dalam lokomotif. Sementara sang masinis Lokomotif tersebut shock dan luka ringan. Dan dibawa ke Baturaja untuk mendapatkan perawatan medis. Sedangkan dari masyarakat, tidak ada korban jiwa.

Tragedi anjloknya Kereta Api Batubara Rangkaian Panjang (Babaranjang) dari arah Tanjung Karang menuju stasiun Tanjung Enim tersebut terjadi pada Selasa (01/03/2016) dini hari sekitar pukul 02.00 wib di Desa Bindu Kecamatan Peninjauan kabupaten OKU dan gegerkan warga setempat.

Informasi yang berhasil dihimpun dilapangan menyebutkan, Asisten Masinis Asep Sunarto terjepit kursi dengan posisi tertimbun tanah selama hamper 6 jam lebih. Pukul 08.00 wib jasad korban baru bisa di evakuasi.

“Kami warga Desa Bindu ini dan yang ikut membantu evakuasi korban terjepit di kursi itu, nah, kalau Masinisnyakabarnyo selamat dari maut”tutur salah seorang warga desa Bindu saat dijumpai disekitar lokasi kejadian.

Di ketahui Kereta Api  Babaranjang yang di Masinisi Wahyudi Prasetio anjlok dan terlepas dari rangkaian, sehingga lokomotif terseret dan menabrak gundukan tanah. KA Babaranjang dengan nomor lokomotif CC 2028612 melaju dari arah Tanjung Karang menuju Tanjung Enim. Setibanya di) KM 262+-2+-3 Bindu yang merupakan tempat kejadian perkara (TKP), saat itu kondisi hujan deras, tiba-tiba KA Babaranjang dengan tiga lok (kepala kereta) itu langsung anjlok. Kepala Lokomotop terlepas dari rangkaian, sehingga lokomotif terseret dan menabrak gundukan tanah.

babaranjang2Kapolsek Peninjauan, AKP Syafaruddin, SH saat di lapangan menyebutkan jika lokomotif ini menabrak tebing tanah hingga 60 meter lebih, evakuasi pertama dilakukan oleh warga lalu setelah itu baru datang pihak PT KAI.

“Dugaan sementara insiden ini terjadi karena faktor alam, satu orang tewas saat ini sudah dibawah kerumah sakit selanjutnya akan dibawa ke rumah duka”, ucap Syafarudin.

Saat ini pihak PT KAI masih mengevakuasi dengan dongkrak dan memotong rel kereta api. Sedikitnya sebanyak 60 rangkaian kosong  dengan tiga lokomotof ‘terdampar disekitar lokasi kejadian.

“KA Babaranjang ini dari Tarahan menuju Muara Enim. Saat ini kami masih evakuasi,” kata Nizar perwakilan pihak PT KAI

Sementara akibat Kecelakaan tunggal kereta api batubara rangkaian panjang (Babaranjang) di tempat KM 262+-2+-3 desa Bindu kecamatan Peninjauan kabupaten OKU, arus lalu lintas kereta Api dari arah Palembang menuju Tanjung Karang dan sebaliknya terhambat. Hingga Saat ini petugas PT KAI Baturaja, tengah berusaha mengatasi hal itu.

“Kita masih menunggu alat bantu dari Palembang,” kata petugas PT KAI Baturaja

Sementara itu, Kepala Stasiun Baturaja, Abdulah mengatakan, akibat kejadian tersebut memang ada pembatalan pemberangkatan khususnya kereta Ekonomi.

“Dari stasiun Baturaja saja ada sekitar 20 tiket kita batalkan dan dikembalikan utuh ke calon penumpang,” kata Abdulah.

Sementara saat disoal terkait berapa lama arus akan kembali normal dirinya belum bisa memberikan informasi lebih. “Yang jelas para petugas masih berusaha keras mengangkat dua lokomotif,” katanya. (Deni A. Saputra)

Komentar

Berita Lainnya