oleh

Anggota DPRD Desak Pemberhentian Wakil Bupati Ogan Ilir Segera Diproses

INDERALAYA I Sejumlah anggota DPRD Ogan Ilir mendesak pimpinan DPRD Ogan Ilir segera mengambil sikap dengan memproses pemberhentian wakil bupati Ogan Ilir HM Ilyas Panji Alam. Hal ini dimaksudkan agar dikemudian hari tidak ada permasalahan hukum yang dihadapi.

“Kami meminta unsur pimpinan segera memproses pemberhentian wakil bupati Ogan Ilir HM Ilyas Panji Alam melalui rapat paripurna, termasuk penangkatan bersangkutan menjadi bupati Ogan Ilir,”ujar anggota DPRD OI Azmi A Hadi, Senin (11/4/2016).

Dia mengaku desakan segera memproses pemberhentian wakil bupati didasarkan atas surat keputusan dari Mendagri yang telah memberhentikan

Bupati Oi AW Nofiadi tertanggal 21 Maret 2016 serta surat Sekda Sumsel tertanggal 24 Maret 2016. Bahkan surat tersebut telah diterima unsur pimpinan tertanggal 4 April 2016 lalu.

Dia menyebutkan desakan segera memproses pemberhentian wakil bupati bukan atas dasar keinginan sendiri, melainkan sesuai aturan yang ada. Apalagi ke depan banyak permasalahan yang memerlukan campur tangan bupati Ogan Ilir.

“Kami melihat masalah ini dengan objektif. Kalau tidak diproses segera, dikhawatirkan akan tersandung masalah hukum ke depannya. Kami juga tidak tahu sampai sejauh mana kewenangan pelaksana tugas bupati. Jika dipaksakan akan tersandung masalah hukum,”jelas politisi PAN OI ini.

Dia menyebutkan ke depan ini akan banyak campur tangan bupati Ogan Ilir seperti dalam hal pengesahan APBD 2017, pertanggungjawaban APBD 2015, dan permasalahan krusial lainnya.

Setali tiga uang, anggota DPRD Ogan Ilir dari PDI Perjuangan Amir Hamza menambahkan proses pemberhentian wakil bupati dianggap sudah tepat menginggat sudah masuknya surat yang disampaikan provinsi ke DPRD Ogan Ilir terkait pemberhentian Bupati OI AW Nofiadi Mawardi.

“Tentu akan bermasalah dikemudian hari jika tidak dilakukan paripurna pemberhentian wakil bupati OI. Apalagi ke depannya ada 24 raperda yang dibahas dan memerlukan campur tangan Bupati Ogan Ilir,”tuturnya.

Dia meminta semua pihak dapat menyikapi masalah ini dengan kepala dingin dan objektif dan tidak berprasangka buruk demi mewujudkan visi dan misi Kabupaten Ogan Ilir lima tahun ke depan.

Terpisah, Ketua DPRD Ogan Ilir H Ahmad Yani mengaku akan segera mengonsultasikan permasalahan ini dahulu ke Gubernur Sumsel H Alex Noerdin sebelum mengambil langkah selanjutnya.

“Nanti akan saya konsultasikan dulu ke Gubernur bagaimana langkah selanjutnya,”singkat Yani.  (ST)

Komentar

Berita Lainnya