oleh

Warga Lahat Budidaya Lele dengan Metode Baru, Hasilkan Ratusan Kilogram

LAHAT – Siapa yang menanam maka dia akan memetik hasilnya. Sebuah kiasan yang tepat disematkan bagi warga Desa Paye, Kecamatan Merapi Barat, Lahat.

Baru tiga bulan Budidaya ikan Gemutih dan Selimang warga dilembah Bukit Serelo kini sudah bisa menikmati hasil panen 600 Kg ikan lele. Hal itu pula yang membuat Bupati Lahat, Cik Ujang SH kagum terhadap upaya pengembangan ekonomi kreatif warga Desa Paye.

Tak hanya itu, Cik Ujang melihat kamampuan warga dalam menerapkan metode baru, menggunakan metode green water sistem dan natural water sistem. “Kreatifitas seperti ini yang harus terus kita dukung dan kembangkan karena bisa menjadi solusi dalam menambah pendapatan keluarga apalagi, hasilnya bisa diolah jadi berbagai produksl, seperti salai lele, pecal lele, dan kripik lele,” terang CIk Ujang saat ikut dalam panen perdana ikan lele.

Ditambahkan Cik Ujang, langkah yang dilakukan Desa Paye ini bisa untuk meningkatkan ketahanan pangan dan perekonomian. Apalagi budidaya ikan ini merupakan suatu usaha berkelanjutan, yang memberi dampak panjang untuk warga.

“Pemkab Lahat serius membentuk kelompok masyarakat agar memiliki usaha berkelanjutan. Masyarakat kita jadi gemar makan ikan, disisi lain juga menberi keuntungan,” ucapnya.

Sementara, Harun Rasyid Kades Payo menuturkan, kelompok budidaya ikan Gemutih dan Selimang baru berdiri 3 bulan lalu, beranggotakan 24 orang. Dari empat kolam sudah menghasilkan 600 Kg ikan lele.

“Dikelola oleh BUMDes, sudah bisa menambah penghasilan masyarakat dan memberi ikan untuk makan warga. Sekaligus memberdayakan ibu-ibu untuk membuat pengolaannya,” tutur Harun. (Sfr)

Komentar

Berita Lainnya