oleh

Wabup Bangka Selatan Tinjau Lokasi Banjir

TOBOALI | Sudah tugasnya pejabat untuk memantau daerahnya. Namun, nampaknnya hanya beberapa pejabat saja yang mau langsung turun ke lapangan. Sebut saja H Riza Herdavid yang menjabat sebagai Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Bangka Selatan (Basel).

Meski dalam keadaan sedang kurang sehat (sakit),orang nomor dua di Negeri Junjung Besaoh ini turun langsung ke beberapa titik lokasi banjir di Rawa Bangun, Kelurahan Toboali serta meninjau langsung kondisi para warga masyarakat sembari memberikan semangat dan memperhatikan kondisi para korban banjir,Sabtu(28/12/2019).

Dikatakan Riza, kegiatanya tersebut merupakan bentuk pemantauan terhadap dampak banjir yang tengah di rasakan oleh warga, sehingga untuk kedepan bisa ditindak lanjuti oleh pemerintah dalam bentuk bantuan sosial dan lainnya.

“Alhamdullilah, tadi kelokasi setelah Ashar. Kebetulan sudah di suntik, agak nyaman badan dan langsung turun. Untuk pantauan hari ini,dimulai melihat dampak banjir di titik banjir di Rawa Bangun.”kata Riza.

Pria berkacamata ini menambahkan untuk saat ini air sudah surut. Meskipun demikian Pemerintah dalam kesempatan ini Wabup Basel menyempatkan diri untuk memberikan bantuan untuk masyarakat sebagai bentuk tali asih dan perhatian kepada warga.

“Kami terus berkoordinasi dengan dinas – dinas terkait. Karena persoalan ini hampir selalu terjadi berulang setiap tahun. Kami juga terus lakukan langkah solusi untuk mengurangi dampaknya,”pungkas Riza.

Sebelumnya, hujan deras di Kabupaten Bangka Selatan (Basel) membuat ratusan rumah di 4 Rukun Tangga (RT), Rawa Bangun Kecamatan Toboali terendam banjir, Jumat (27/12/2019)sore.

Ketua RT 4, Rikui mengatakan kejadian itu, diakibatkan oleh jebolnya tanggul penahan air (hujan) yang berada di Jalan Rawa Bangun.

“Hujan lebat tadi sekitar pukul 13.30 lalu sekitar pukul 15 lewat tanggul penahan jebol,”ujarnya.

Dijelaskannya masuknya air kerumah warga sekitar 80 centimeter dan warga lebih memilih dirumah menyelamatkan barang-barang dinaikan ke tempat yang lebih aman.

“Yang banjir di RT 1,2,3 dan empat. Ratusan rumah warga yang terendam.Tahun lalu ada banjir,namun tidak separah ini,”ungkapnya.(AFA)

Komentar

Berita Lainnya