Jakarta |Sebuah video dua anak dievakuasi petugas dari rumahnya karena positif virus Corona viral di media sosial. Setidaknya ada dua versi cerita yang menyertai beredarnya video tersebut.
Cerita pertama menyebutkan kakak-adik yang tinggal di Tangerang tersebut tertular COVID-19 setelah bermain di luar. Sedangkan cerita kedua menyebutkan kakak-adik tersebut tinggal di Cileungsi, Kabupaten Bogor. Keduanya diduga tertular COVID-19 karena ayahnya yang masih bekerja di Jakarta.
Bupati Bogor Ade Yasin seperti dilansir dari detikcom, Minggu (26/4/2020) membenarkan dan mengatakan dua anak yang dievakuasi itu merupakan kakak-adik. Evakuasi itu dilakukan pada Rabu (22/4) di daerah Cileungsi, Kabupaten Bogor.
“Usianya kalau nggak salah 4 dan 8 tahun, itu sudah hari Rabu, ya kejadiannya hari Rabu kan saya nggak boleh kasih alamatnya juga, itu sudah ada kode etik dari Dinkesnya,” ujar Ade.
Meski demikian, Ade menegaskan penyebab pasti kakak-adik itu tertular Corona belum diketahui. Saat ini keduanya sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat.
Selain itu, kata Ade, orang tua kakak-adik itu turut dibawa ke rumah sakit. Orang tua mereka saat ini masih berstatus sebagai orang dalam pemantauan (ODP).
“Sudah di Wisma Atlet, semua dibawa ke sana,” katanya.
Sementara itu, Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor Syarifah Sofiah mengatakan dua kakak-adik di Cileungsi yang positif virus Corona ternyata tertular dari sang ibu.
“Diketahui positifnya di rumah sakit, cuma terus mungkin karena dia masih punya anak kecil, nggak bisa pisah sama ibunya, jadi tertular,” tuturnya.
Lebih lanjut Syarifah menjelaskan, di dalam rumah tersebut ada tiga anak, dua anak dan satu ibu positif. Sementara itu, suami dan anak pertamanya dinyatakan negatif Corona.
“Yang kena yang kecil 8 tahun sama 4 tahun, yang kakaknya nggak (negatif),” katanya.(detikcom)













