oleh

TPP PNS Empat Lawang Segera Direalisasikan

EMPAT LAWANG I Kabar baik bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Empat Lawang, jika Tunjangan Profesi Pegawai (TPP) yang sempat tertunda bakal direalisasikan. Hal ini disampaikan langsung Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Empat Lawang, H Syahril Hanafiah.

Menurutnya, jika tidak ada halangan TPP tetap akan direalisasikan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Dewan Perwakailan Rakyat Daerah (DPRD) dan telah disetujui. “TPP tetap jalan, saya sudah koordinasi dengan DPRD,” katanya.

Selanjutnya Syahril memerintahkan intansi terkait secepatnya melakukan lelang pembelian finger print. Pasalnya anggaran sudah tersedia dan dianggarkan. “Dana TPP sudah tersedia sekitar Rp 19 milyar, tinggal lelang finger print nya saja,” jelasnya.

Mengenai rapel tunjangan, Syahril mengaku tidak bisa dilakukan, jika TPP diberlakukan dibulan Juni maka pembayaran harus dilakukan sejak bulan juni itu juga, namun pihaknya masih bisa menggunakan anggaran dengan memaksimalkan TPP yang dimaksud.

Dengan TPP ini, dikatakan Syahril menghilangkan sebutan lokasi kerja basah dan kering. pasalnya semua pegawai menerima tunjangan namun jangan sampai lupa dengan tugas dan kewajiban dan yang terpenting yakni meningkatkan kedisiplinan. “Harapan kita TPP bisa meningkatkan profesional, kinerja dan kedisipelinan pegawai itu sendiri,” pungkasnya.

Untuk diketahui sebelumnya bahwa, TPP sempat di tunda sehingga menuai tanggapan dari kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang membuat PNS meradang.

Senada diungkap, salah satu PNS yang tidak mau disebutkan namanya, ia menyayangkan tidak adanya TPP.

“Nak marah dak pacak, men lah dak katek TPP, yo sudah apo boleh buat, inilah adonyo, kami cuma bawahan, cuma pacak nerimo bae. Tapi, ado sikok, sakitnyo tu disini (Sambil memegang dada),” katanya seraya tersenyum.

Dikatakan dia, semestinya pihak Eksekutif dan Legislatif harus lebih bersinergi dalam menjalin kerja sama. Jika tidak, otomatis roda pemerintahan akan mandek. “Kito tahu dewek kronologisnyo seperti ado dikoran, kalu masih saling ego, ai ancur bakal pemerintahan. Mestinyo harus samo-samo dewasa, pemerintah dan dewan itu harus bersama-sama memajukan daerah,” ujarnya.

Sementara, Ketua DPRD Empat Lawang, H David Hadrianto SH sebelumnya menyampaikan, anggaran TPP hanya ditunda penganggarannya. “Hanya ditunda, kalau ingin dianggarkan, ya kita bahas lagi di bulan Mei 2016 mendatang, tapi harus dijelaskan di dirincikan secara benar,” imbuhnya. (Ridi)

Komentar

Berita Lainnya