oleh

Tingkatkan Profesional Kerja Mitigasi Bencana di Daerah

SUNGAILIAT – Komisi IV DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melakukan koordinasi dengan Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangka dalam rangka meningkatkan profesionalitas kerja mitigasi bencana di daerah.

Ketua Komisi IV DPRD Babel, Jawarno mengatakan, pihaknya bersama eksekutif melakukan segala upaya untuk mengurangi risiko bencana di setiap daerah.

Untuk itu, dia menambahkan, pihaknya selalu berkoordinasi dengan OPD yang dinilai terlibat langsung dalam penanggulan bencana baik alam maupun non alam yang beresiko tinggi.

“Termasuk keberadaan personilia dalam OPD atau instansi BPBD, kalaupun dipandang perlu supaya BPBD menerima tenaga honorer supaya ada keseimbangan antara kinerja dengan jumlah personil, sehingga kedepan tidak ada lagi terkendala SDM,” kata Jawarno di Kantor BPBD Kabupaten Bangka, Jumat (08/10/2021).

Lebih lanjut, dia mengingatkan bahwa kondisi geografis Kabupaten Bangka berbeda dengan Kota Pangkalpinang. Apalagi lingkup kerja Kabupaten bangka lebih luas, untuk itu menurutnya penambahan personil BPBD perlu dipertimbangkan, sebagaimana yang telah direkrut oleh Pemprov Babel.

“Ajukan anggaran kepada TAPD eksekutif, kita mohon mesti ada keseimbangan supaya terkendali, bangka ini tidak sama dengan pangkalpinang. Kalau tidak dibentuk tim kita keualahan, memang sejatinya kita tidak berharap bencana datang tapi ini bentuk kesiap siagaan kita,” ujarnya.

Senada, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bangka, Mohd Nursi menambahkan, penambahan personil dalam organisasi ini merupakan skala prioritas, menimbang sejauh ini pihaknya telah memiliki 12 PNS dan 30 tenaga honorer.

Nursi mengklasifikasi bencana alam yang sering terjadi di Kabupaten Bangka, yakni di antaranya puting beliung saat musim hujan, banjir, dan kebakaran. Sehingga, menurutnya penting BPBD segera membentuk Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalopb)

“Meningat wilayah Bangka ini luas, maka sebenarnya Pusdalopb BPBD harus dibentuk, kita sudah bisa merencakan tapi anggaran sedang refocusing sehingga belum maksimal, karena di dalamnya juga perlu peralatan, mudah mudahan tahun 2022 segera terbentuk,” harapnya. (EDI)

Komentar

Berita Lainnya