oleh

Tim Puslitbang Mabes Polri Survei Tingkat Kepercayaan Masyarakat Terhadap Polres Basel

Toboali | Tim dari Pusat Penelitan dan Pengembangan (Puslitbang) Mabes Polri pimpinan Kombes Pol Syahrial M Syaid menyambangi Polres Basel untuk lakukan penelitian tentang tingkat kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Polri.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pembina Utama Tim dari Puslitbang Kombes Pol Ary Wahyono, Penda I Triyanti, Penda I Linda Ningsih dan Pamen Polda AKBP Qusaeri berserta anggotanya, Rabu (12/2) pagi. 

Pembina Utama Kombes Pol Ary Wahyono mengatakan tujuan penelitian itu untuk mengetahui perspektif penilaian masyarakat terhadap layanan kepolisian pada lima fungsi. Pertama Satuan Lalu Lintas terkait dengan pelayanan SIM.

“Kemudian Intelkam terkait pelayanan SKCK, Sabhara terkait dengan penjagaan tahanan. Dan Satuan Reserse Kriminal terkait pelayanan penyidikan dan Fungsi SPKT. Tim ambil sampel dari lima Polres di wilayah hukum Polres Basel,” sebutnya.

Selain itu, dalam penelitian masih menggunakan 5 indikator pengungkit layanan yang dilihat. Pertama bukti langsung (tangibles), keandalan (reliability), daya tanggap (responsiveness), jaminan (asurance) dan kesesuaian (conformance).

“Jadi ada lima, bukti langsung, keandalan, daya tanggap, jaminan dan kesesuaian. Ditambah satu indikator lagi yaitu reward terkait dengan kesejahteraan anggota berupa kenaikan gaji dan peningkatan Sarpras,” ujarnya. 

Sementara itu, Kapolres AKBP Stanislaus Ferdinand Suwarji mengapresiasi Tim dari Puslitbang Mabes Polri yang telah lakukan penelitian tentang tingkat kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Polri di Polres Basel. 

“Saya ucapkan selamat datang dan terima kasih atas kunjungannya dalam rangka survei tingkat kepuasan masyarakat atas pelayanan Polri, khususnya jajaran Polres Basel. Tentu kami menyambut baik kunjungan ini,” ujarnya. 

Mengingat, sambung dia, hal ini berkaitan dengan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Selama ini Polres Basel sudah menjalankan lima fungsi dan indikator pelayanan kepada masyarakat.

“Kami sangat berterima kasih, telah menjadikan Polres Bangka Selatan sebagai tempat penelitian. Sehingga jika terdapat kekurangan, atau kekeliruan bisa kami lakukan pembenahan,” pungkasnya.(Doni)

Komentar

Berita Lainnya