oleh

Tambang Teluk Bayur Bukan Milik Anggota Polres Pangkalpinang

PANGKALPINANG | Terkait pemberitaan di beberapa media online menyebutkan ada aktifitas tambang ilegal di Teluk Bayur yang diduga  milik oknum anggota Polres Pangkalpinang berinisial Sj ternyata tidak benar dan dibantah secara tegas oleh Kanit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter), Ipda Aprizal. 

Dikatakan Ipda Aprizal,  kalau pemberitaan yang dimuat itu keliru dan bukanlah anggota Polres Pangkalpinang. 

“Kapolres sudah perintahkan untuk selidiki dan oknum anggota itu bukan dari lingkungan polresta pangkalpinang,” tegas Ipda Aprizal saat memberikan klarifikasi kepada wartawan yang menulis berita di Polres Pangkalpinang,  Senin (26/8/2019).

Bahkan,  Aprizal juga menyampaikan Polres Pangkalpinang terusik dengan judul yang dibuat tak tersentuh razia atau kebal hukum. 

“Kami (Polres Pangkalpinang) sangat serius menangani permasalahan tambang.  Bahkan keseriusan kami sudah membentuk tim terpadu khusus tambang. Semua kita libatkan, mulai dengan Walikota Pangkalpinang,  Satpol PP Kota, Pomal, Pom AD dan unsur terkait lainnya, ” jelas Ipda Aprizal sembari menunjukkan grup whatsapp Tim Terpadu Khusus Tambang. 

Lebih jauh Aprizal menambahkan,  jika operasi penertiban tambang tidak serta merta ada laporan langsung bisa merazia. 

“Tim terpadu khusus tambang ini banyak institusi di dalamnya.  Kadang kita siap, mereka ada giat lain terpaksa ditunda waktunya.  Intinya kami serius mengatasi persoalan tambang ilegal di Kota Pangkalpinang, ” tegasnya. 

Sementara itu,  pantauan sejumlah awak media pada Senin siang (26/8/2019) di lokasi Teluk Bayur bersebelahan dengan wisma lokalisasi masih terus berlangsung aktifitas penambangan ilegal. Terlihat sekitar 6-7 ponton beraktifitas mengeksplorasi pasir timah tanpa ada rasa takut akan dirazia. (Doni)

 

Komentar

Berita Lainnya