oleh

Surat Suara Pilkada Basel Akan Dikirim, Bawaslu Cek Kesiapan Gudang KPU

TOBOALI – Tim Kelompok Kerja (Pokja) Pendistribusian Logistik Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bangka Selatan (Basel) melakukan pengecekan gudang penyimpanan logistik yang berada di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten, Sabtu (21/11) siang.

Pasalnya, logistik surat yang digunakan untuk Pilkada serentak 2020 dan dipesan di PT Temprina Media Grafika yang berada di Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Provinsi Jawa Tengah (Jateng) akan didistribusikan ke Provinsi Bangka Belitung (Babel).

“Hari ini kita mengecek gudang logistik di kantor KPU untuk memastikan kelayakan dan keamanan gudang karena besok surat suara akan didistribusikan ke Babel dari Semarang oleh PT Temprina,” ujar Ketua Pokja Pendistribusian Logistik Bawaslu Basel Azhari.

Berdasarkan hasik kroscek yang dilakukan, kondisi gudang cukup layak dan baik untuk menyimpan logistik serta belum ditemukan hal-hal yang dapat menyebabkan logistik surat suara rusak. Mengingat kondisi cuaca saat ini sudah memasuki musim penghujan.

“Sejauh ini belum ada kita lihat hal-hal yang dapat merusak surat suara jika disimpan di gudang nanti, steril. Contoh kebocoran atap dan bangunan atau nanti ada terpaan angin tapi nanti akan kita cek lagi saat surat suara datang sebelum disimpan,” katanya.

Azhari mengingatkan pernah ada kejadian saat gelaran pemilu di salah satu kabupaten di Babel beberapa terjadi hujan pada malam hari. Saat dilakukan kroscek esok harinya surat suara yang disimpan di dalam gudang sudah tersiram air hujan dan rusak.

“Dengan kejadian itu jangan sampai hal-hal yang sifatnya sepele apapun potensi akan kita cegah karena kami khawatir sekarang ini musim hujan. Takutnya, saat ada hujan disertai angin sehingga air masuk misal hujan malam, tiba-tiba pagi surat suara sudah basah,” katanya.

Azhari bilang, pengawasan melekat setiap tahapan demi tahapan penyaluran logistik akan terus dilakukan. Mulai dari proses awal pemesanan, pendistribusian dari perusahaan pemenang lelang hingga tiba ke gudang, penyimpanan, pelipatan dan disalurkan ke TPS.

“Ini akan kita awasi juga karena melibatkan pihak dari luar KPU nanti kita pengawasan melekat setiap hari. Kami minta KPU koordinasi dengan pihak kepolisian untuk pengamanan ekstra ketat sampai nanti di distribusikan ke masing-masing TPS,” jelas Azhari. (Devi)

Komentar

Berita Lainnya