
EMPAT LAWANG I Salah seorang pelaku begal yang juga melakukan penusukan terhadap korbannya Andika bin Nasution (25) warga Desa Tanjung Raya Kecamatan Pendopo Barat Kabupaten Empat Lawang, pada 7 (tujuh) bulan silam, berhasil ditangkap aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Pendopo Kabupaten Empat Lawang, Jum’at (13/5) sekitar pukul 15.30 wib.
.
Pelaku penusukan tersebut yakni Iskandar alias Kandok (19) seorang pengangguran yang beralamat belakang Pasar Pendopo Kelurahan Pendopo Kabupaten Empat Lawang. Dia ditangkap aparat dari Polsek Pendopo yang sedang melaksanakan giat patroli rutin di Jalan Lintas Pendopo, Desa Muara Lintang Kecamatan Pendopo Kabupaten Empat Lawang. Dengan tertangkapnya Kandok ini, ada dua pelaku lagi yakni Adk dan Nnd yang masih menjadi buruan polisi.
Kapolsek Pendopo Kabupaten Empat Lawang, Iptu Hariyanto, membenarkan tertangkapnya salah seorang pelaku begal yang juga melakukan penusukan terhadap korbannya yang terjadi sekitar 7 (tujuh) bulan yang lalu. “Ya, tersangka berinisial Is alias Kd umur 19 tahun warga Pasar Pendopo, berhasil kita amankan. Kasusnya 365 KUHP tindak pidana pencurian dengan pemberatan,” ungkap Hariyanto.
Kronologis penangkapan dijelaskannya, diawali dengan giat patroli rutin yang dilakukan pihak kepolisian di wilayah Desa Muara Lintang Kecamatan Pendopo. Saat sedang melakukan patroli tersebut, anggotanya mencurigai gerak-gerik seseorang yang diduga sebagai pelaku begal yang selama ini sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) pihaknya.
“Setelah memastikan itu buruan yang kita cari selama ini, anggota kita langsung mengejar tersangka yang saat itu sedang mengendarai sepeda motor,” jelasnya.
Lanjutnya, setelah berhasil menangkap pelaku, anggota polisi saat itu juga langsung menggiring tersangka ke Mapolsek Pendopo, untuk dimintai keterangannya.
“Saat ini anggota Polsek Pendopo sedang melakukan pengembangan untuk kemungkinan dilakukan penangkapan terhadap tersangka lainnya yang sudah diketahui identitasnya,” ujarnya.
Sekedar mengingatkan, Andika bin Nasution sebelumnya nyaris tewas akibat luka bacok senjata tajam di bagian bawah dada perut sebelah kiri hingga usus korban keluar pada Jum’at sore (27/11/2015) lalu.
Kejadian bermula saat korban berdua dengan temannya mengendarai sepeda motor merk Yamaha MX hendak pergi ke arah Pendopo, untuk mengunjungi salah seorang keluarga dekat korban yang berada di belakang Pasar Pendopo.
Namun karena keluarga dekat korban yang dimaksud sedang tidak ada di rumah, korban pun putar balik arah untuk pulang, namun sekitar 500 meter dari rumah keluarganya tersebut, keduanya dihadang oleh pelaku dengan cara menghadang motor yang dikendarai korban dan saksi.
Lantas saksipun menghentikan motornya, berbarengan dengan itu pelaku langsung mencekek leher korban lalu ditarik dari atas motor hingga berahir dengan aksi penusukan terhadap korban.
Korban sempat meminta pertolong kepada warga sekitar yang berjarak 500 M dari TKP tepatnya di salah satu pondok yang berada di persawah. Kemudian korban mendapat pertolongan daripada warga. Dan akibat kejadian itu, korban tidak hanya mengalami luka bacok dibagian dada bawah sebelah kiri, namun korban juga kehilangan 1 (satu) unit sepeda motor merk Yamaha Jupiter MX, ber nomor polisi BD 5621 AN.(Ridi)













