oleh

Status Terperiksa JNT Keukeh Ikut Lelang Jabatan

PANGKALPINANG – Proses seleksi terbuka lelang jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkup Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjadi topik pembicaraan hangat di kalangan publik. Pasalnya, diketahui salah satu peserta seleksi terbuka untuk jabatan Kepala Dinas PUPR Babel berinisial Jnt saat ini statusnya sebagai terperiksa oleh Kejaksaan Tinggi dalam dugaan aliran dana fee 20 persen proyek rutin PUPR Tahun Anggaran 2021.

Sementara, salah satu persyaratan yang harus dipenuhi oleh para peserta lelang seperti yang tercantum dalam Surat Pengumuman Pendaftaran Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Nomor : 01/PANSEL JPT/X/2021, pada poin III mengenai Tata cara pendaftaran tepatnya di butir 8 yang menerangkan bahwa para peserta lelang jabatan wajib melampirkan surat pernyataan tidak sedang dalam pemeriksaan/hukuman.

Sebagai informasi, Jnt merupakan mantan Kepala Dinas PUPR Babel yang diberhentikan beberapa waktu lalu karena dinilai telah terjadi pelanggaran dalam pelantikan jabatan tersebut, sebab menurut Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) tidak sesuai dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara.

Sekretaris Panitia Seleksi (Pansel) Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Provinsi Kepulauan Babel, Susanti mengatakan, proses seleksi terbuka lelang jabatan yang dilakukan oleh pihaknya sudah sesuai dengan aturan dan prosedur yang ada.

Dia beralasan, keikutsertaan Jnt dalam seleksi terbuka jabatan Kepala Dinas PUPR Babel tidak menyalahi aturan ataupun persyaratan yang berlaku karena pihaknya lebih mengedepankan asas praduga tak bersalah. “Belum ada inkracht (putusan perkara yang telah berkekuatan hukum tetap-red) dari pengadilan. Jadi kita masih mengedepankan asas praduga tak bersalah,” kata Susanti kepada sejumlah wartawan di halaman kantor BKPSDM Babel, Jumat (22/10/2021).

Selain itu, dirinya juga membantah terkait adanya isu yang beredar di masyarakat bahwa seleksi terbuka jabatan tersebut hanya sekedar formalitas saja, karena pemenang lelang khususnya untuk jabatan Kepala Dinas PUPR sudah ditentukan dari awal, dan nama Jnt santer diisukan bakal menduduki lagi jabatan tersebut.

“Ya nggak benar kalau seleksi terbuka ini cuma sekedar formalitas, untuk apa dibuka lelang kalau sudah ada request. kita belum tahu pemenang lelangnya (jabatan Kepala Dinas PUPR-red) siapa, kalau menurut Tim Pansel memang dia (Jnt) layak, ya sudah. Nggak boleh berburuk sangka,” tandasnya.

Sementara itu, Jnt beberapa hari dimintai tanggapan terkesan menghindari. Hari kedua ikut ujian, Jnt menolak diwawancarai dengan alasan mau ikut ujian. “Nanti saya ujian dulu,” ucapnya Rabu (20/10/2021). Namun setelah ditunggu sampai selesai ujian, Jnt ternyata ambil langkah ‘seribu’ alias kabur. Mobil dinas yang sedari awal dibawanya, Mitsubishi Pajero Sprot warna  putih BN 39 diambil oleh ajudan atau stafnya.

Bahkan, hari ini, Jumat (22/10/2021), Jnt yang memarkirkan mobil di belakang juga tidak diketahui keberadaaanya. “Mobilnya masih ada di belakang,  tapi orangnya sudah tidak ada lagi di dalam,” ujar salah seorang penjaga gedung. (doni)

Komentar

Berita Lainnya