Berita Daerah

Setelah Gigit Korbannya, Anjing Gila Ini Dimassa Hingga Mati

214
×

Setelah Gigit Korbannya, Anjing Gila Ini Dimassa Hingga Mati

Sebarkan artikel ini
anjing-gila
pemkab muba pemkab muba

Setelah Gigit Korbannya, Anjing Gila Ini Dimassa Hingga Mati
Usai Gigit Korbannya anjing gila ini lansgung dimassa oleh warga hingga tewas

PALI I Dalam satu hari sedikitnya dua warga yang berbeda domisili menjadi korban amukan anjing gila di kecamatan Talang Ubi kabupaten PALI tepatnya di Simpang Raja kelurahan Handayani Mulya dan Desa Simpang Tais, yang secara geografis berdekatan.

Akibatnya, kedua korban tersebut terpaksa harus dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan, pada Selasa (18/10) sore.

Salah satunya, Miul (6) bocah laki-laki yang berasal dari dusun II (dua) Desa Simpang tais kecamatan Talang Ubi. Buah hati dari pasangan Subayadi dan Husna tersebut mengalami tiga luka robek dibagian pipi kiri wajah akibat digigit anjing gila tersebut.

Kejadian bermula saat Miul dan teman-temannya sedang asyik bermain, Selasa sore (18/10) sekitar pukul 16.00 WIB.

“Saya saat itu sedang main dengan teman-teman, tiba-tiba ada anjing dan langsung mengejar kami,” cerita Miul, Rabu (19/10).

Sejauh ini, warga belum mengetahui asal usul anjing tersebut. ”Dugaan kami Anjing yang menyerang Miul ini adalah anjing gila karena paginya ada seorang warga Simpang Raja digigit juga oleh anjing yang sama persis seperti anjing ini,” tutur Saipul seraya menunjuk kearah anjing yang sudah mati akibat dipukul warga itu.

Ditambahkan Wawan (40) warga Simpang Raja kelurahan Handayani Mulya mengakui sebelum Miul digigit ada juga seorang tetangganya terlebih dahulu diserang oleh anjing tersebut, namun tidak separah apa yang dialami Miul.

“Tetangga saya pagi tadi juga digigit anjing, kurasa anjing yang sama karena mirip warnanya, memang setelah mengigit tetangga saya anjing itu berlari ke arah desa simpang tais,” terang Wawan.

Sedangkan anjing berwarna kemerahan itu akhirnya mati dipukuli warga secara bersama-sama setelah menyerang Miul.

“Kami berharap setelah adanya kejadian tersebut kepada instansi terkait agar membasmi anjing liar yang tidak bertuan supaya kejadian serupa tidak terulang kembali,” pungkas Wawan. (adn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *