KAYUAGUNG I Sepasang suami istri (pasutri ) lanjut usia tewas terpanggang akibat peristiwa kebakaran di rumahnya di Desa Belanti Dusun II, RT 6, Kecamatan SP Padang, Kabupaten OKI, Provinsi Sumatera Selatan, Senin (16/4/2016) sekitar pukul 14.30 WIB. Pasangan Pasutri itu adalah Tarsa (80) dan Dartem sementara cucunya bernama Krisna (12) behasil selamat dari kobaran api setelah melompat dari atas rumah gubuk ke areal persawahan.
Informasi yang dihimpun, bahwa lokasi rumah pasutri berjarak sekitar 200 meter dari lokasi pemukiman. Diduga sumber api berasal dari tungku api dapur rumah korban. Tiba- tiba api langsung membesar dan dengan cepat membakar rumah kayu tersebut.
Saat itu saksi Wagiyo (48) anak korban melihat api berasal dari tungku tempat memasak yang terbuat dari tanah liat.kemudian menjalar ke seluruh pondok yang dihuni oleh korban. Dartem ikut terbakar dalam pondok karena korban dalam keadaan sakit dan tidak bisa berenang.
Sementara air dipingiran pondok dalam keadaan pasang dan Tarsa suaminya yang melihat kejadian tersebut ikut shock dan berusaha membantu namun juga turut menjadi korban. “Cucu mereka saat kejadian melompat ke sawah. Sedangkan kedua korban mungkin karena ada penyakit darah tinggi jadi shock sehingga tak bisa menyelematkan diri,” ungkap Camat SP Padang Saipul Rahman.
Lanjut dia, pihaknya akan segera melakukan pendataan dan membantu untuk sementara keluarga korban. Terutama cucunya yang saat ini maih shock atas peristiwa itu.
Ditambahkan Kapolsek SP Padang Iptu Darmanson bahwa anggotanya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menggali keterangan saksi. “Kita juga akan berkoordinasi dengan unsur tripika terkait kejadian ini. Untuk kerugiannya sekitar Rp.20 juta. Dugaan awal api dari tungku di dapur,” tukas Kapolsek.(Romi Maradona)
