oleh

Sensus Penduduk 2020 Dimulai, Masyarakat Jangan Takut Didatangi Petugas

OGAN KOMERING ILIR – Sensus Penduduk tahun 2020 resmi dimulai hari ini, Selasa (1/9/2020). Dalam sensus ini, ratusan petugasakan disebar di seluruh wilayah di Kabupaten OKI.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Yudhistira mengimbau agar masyarakat tidak merasa takut akan kedatangan para petugas ini membawa virus Corona. Pasalnya, sebelum bertugas para petugas sensus ini melakukan rapid tes.

Selain dilakukan rapid tes, jelas Yudhistira, para petugas sensus yang mulai bekerja hari ini dilengkapi Alat Pelindung Diri (APD) seperti masker hingga face shield serta hand sanitizer. “Masyarakat dak perlu takut petugas sensus bawa wabah, karena sebelum bertugas mereka di rapid. Kalau ada yang reaktif mereka disuruh istirahat dan diganti oleh petugas lain,” katanya.

Selain itu, dalam menjalankan tugasnya para petugas ini akan mengurangi kontak fisik. “Kalau dulu kan metodenya wawancara. Sekarang petugas memang tetap datang ke rumah, tapi tidak wawancara melainkan memberikan formulir yang harus diisi, ditinggal baru nanti diambil lagi oleh petugas,” jelasnya.

Dikatakannya, dalam sensus kali ini pihak BPS OKI melibatkan 648 orang petugas yang 48 orang diantaranya sebagai koordinator kecamatan, dan 600 orang petugas sensus. Dalam sensus ini juga, tambah Yudhistira pihaknya tetap melibatkan pihak pemerintah di desa, karena pendataan ini dilakukan dengan membawa daftar penduduk per-RT.

Dia berharap, dalam menjalankan tugasnya, petugas BPS ini dapat bekerja sesuai dengan apa yang telah diamanatkan. Karena dari hasil pendataan sensus penduduk ini akan menghasilkan satu data.

“Makanya ada namanya mencatat satu data Indonesia. Itu nanti akan dipakai di seluruh instansi,” ujarnya seraya menambahkan bahwa data yang dipakai untuk sensus penduduk ini adalah data Dukcapil.

“Yang bertugas di lapangan itu ada laporan perhari. Kalau ada yang ‘nembak data’, itu artinya melanggar karena sudah ada MOU di awal, bisa dicopot dan pastinya tidak dibayar (honor),” tegasnya. (Jangmat)

Komentar

Berita Lainnya