Berita Daerah

SDN 2 Tanjungalai Terendam Banjir

176
×

SDN 2 Tanjungalai Terendam Banjir

Sebarkan artikel ini
Banjir
pemkab muba pemkab muba

SDN 2 Tanjungalai Terendam Banjir KAYUAGUNG I Tingginya intensitas hujan yang melanda Kabupaten OKI mengakibatkan SDN 2 Desa Tanjungalai Kecamatan SP Padang terendam banjir, meski demikian proses belajar mengajar tetap berjalan sebagaimana mestinya.

“Kita tetap melakukan proses belajar mengajar meskipun ketinggian air sudah masuk hingga ruangan kelas,” ujar Kepala Sekolah (Kepsek) SDN 2 Desa Tanjungalai, Wiryatini, S.Pd di dampingi Ruwaida, S.Pd salah satu guruย yang mengajar di sekolah tersebut.

Katanya, meskipun beberapa wali murid menghawatirkan anak-anaknya, pihaknya tetap berusaha menyakinkan mereka agar anaknya tetap masuk sekolah. “Pihak sekolah belum mengambil kebijakan untuk meliburkan siswa di sekolah ini, karena sepenuhnya permasalahan ini kita serahkan kepihak Dinas Pendidikan untuk mengambil kebijakan,” katanya.

Menurutnya, kondisi ini telah terjadi kurang lebih 10 hari belakangan ini, hingga membuat siswanya tidak menggelar upacara bendera selama itu.

“Awalnya hanya lapangan sekolah yang digenangi air, selanjutnya 3 hari belangan ini air semakin naik ditambah dengan intensitas hujan yang semakin tinggi mengguyur Kabupaten OKI, sehingga air masuk keruangan kelas,” katanya sembari mengatakan beruntung, ruangan sekolah tidak seluruhnya tergenang banjir, mengingat sudah ada yang direnovasi dengan ditinggikan pondasinya untuk antisipasi banjir.

Disisi lain salah seorang wali murid, Romadhon (35), ketika diwawancara berharap agar sekolah dapat meliburkan siswanya hingga air turun. “Agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan kepada anak kami, kita berharap agar sekolah meliburkan siswanya, karena kondisi seperti ini menurut saya tidak lagi kondusif. Takutnya anak-anak kami terserang penyakit akibat dari banjir ini,” katanya.

Terpisah ketika dikonfirmasi Kepala Dinas Pendidikan, Zulkarnain yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Pendidikan, H. Husni Jamil mengatakan, pihaknya telah menerima laporan tersebut dan akan berkunjung untuk mendata sekolah-sekolah yang terendam banjir tersebut untuk mencarikan solusinya.

“Kita akan berkunjung untuk melihat secara langsung kondisinya, kalaupun kondisinya sudah tidak memungkinkan, maka kita akan mengungsikannya untuk bergabung dengan sekolah terdekat, agar proses belajar mengajar tetap berlangsung dan siswa tidak akan tertinggal pelajaran.

Pantauan di SDN 2 Desa Tanjungalai, air yang menggenangi lapangan sekolah tersebut mencapai sebatas betis orang dewasa, sedangkan di rungan kelas baru mencapai sebatas mata kaki.(Romi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *