KAYUAGUNG I Menindaklanjuti pemberitaan di media massa mengenai keluhan banyaknya Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kayuagung, Kabupaten OKI. Satuan Polisi Pamong Praja (SatPol PP) OKI langsung tancap gas dengan melakukan infeksi mendadak (Sidak) di RSUD Kayuagung Rabu (23/3/2016).
Kasat PolPP Kayuagung, Alexander Bastomi mengatakan, penertiban PKL yang dilakukan pihaknya kali ini terkait dengan banyaknya PKL yang berjualan di selasar RSUD Kayuagung serta tempat-tempat yang bukan peruntukannya.
“Keberadaan PKL ini cukup mengganggu karena mereka menggelar dagangan bukan pada tempatnya apalagi tempat yang merka gunakan ini merupakan jalan penghubung antar tempat didalam lingkungan rumah sakit,”katanya.
Baca Juga: RSUD Kayuagang Seperti Pasar Kalangan
Katanya, pihaknya juga menghimbau kepada seluruh pedagan untuk mematuhi ketentuan yang berlaku di RSUD kayuagung termasuk mengenai ketentuan tempat berdagang. “ Jika himbauan ini tidak diindahkan akan diambil tindakan tingkat lanjutan,”jelasnya Rabu (23/3/2016).
Alex Menambahkan, keindahan dan kenyamanan lingkungan rumah sakit ini dapat terganggu dengan keberadaan para pedagang ini. “Apalagi rumah sakit ini merupakan salah satu titik pantau adipura,”ungkap Alex.
Sementara itu, Yusri salah satu pedagang yang ditertibkan mengatakan, kalau dirinya berjualan hanya untuk mencari makan dan kalau memang dilarang dirinya berharap ada solusi dari pemerintah maupun pihak rumah sakit. “Kalau memang disediakan tempatnya dan harganya terjangkau kami siap dan sangat senang tapi kalau tidak ada terpaksa kami tidak berdagang,”jelasnya. (Romi Maradona)
