oleh

Sambangi Bali, Rossi Berharap MotoGP Digelar di Indonesia

Valentino Rossi dukung penyelenggaraan MotoGP di Indonesia.Fhot0: cnnindonesia
Valentino Rossi dukung penyelenggaraan MotoGP di Indonesia.Fhot0: cnnindonesia

BALI I Sebelum terbang ke Sepang, Malaysia, untuk tes MotoGP pertama di tahun 2016, pebalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi, menyempatkan diri untuk mengunjungi fans di Indonesia.

“Di sinilah MotoGP di masa depan harusnya dilangsungkan.”Valentino Rossi

Tampil sebagai bintang tamu di pertemuan tahunan Yamaha di The Mulia Resort, Bali, Rossi juga memuji antusiasme publik Indonesia terhadap ajang balap motor elite dunia, MotoGP.

“Ini merupakan kali ketiga saya berada di Indonesia dan merupakan kali kedua berada di Bali. Datang ke sini selalu menghadirkan kejutan dan emosi ekstra,” ujar Rossi seperti dilansir situs resmi MotoGP.

“Saya selalu terkesan dengan sambutan yang diberikan orang-orang Indonesia. Bahkan ketika saya sampai sudah banyak orang yang menunggu saya di bandara dan mengantar saya ke hotel.”

Melihat dengan mata kepala sendiri betapa antusiasnya masyarakat Indonesia terhadap MotoGP, Rossi berharap suatu saat publik Indonesia dapat menyaksikan secara langsung ajang balap motor paling bergengsi itu.

“Terakhir kali saya berada di sini yaitu pada 2013 lalu dan antusiasme masyarakat terhadap MotoGP jelas tak berkurang! Bahkan jumlah suporter tampaknya terus meningkat tiap tahunnya,” ujar Rossi melanjutkan.

“Di sinilah MotoGP di masa depan harusnya dilangsungkan, sebagai ucapan terima kasih spesial bagi seluruh suporter yang selama ini telah mengikuti dan menonton MotoGp dari televisi.”

Indonesia sendiri sebenarnya berpeluang menjadi tuan rumah MotoGP 2017-2019. Namun, kepastian penyelenggaraan ajang balap motor itu menjadi tanda tanya setelah pihak Kemenpora ingin meninjau ulang lokasi pelaksanaan MotoGP di Indonesia.

Sempat direncanakan akan dilangsungkan di Sirkuit Internasional Sentul, Kemenpora melalui juru bicaranya, Gatot S Dewa Broto, mengklaim akan meninjau ulang lokasi balapan setelah adanya rapat terbatas bersama Presiden Indonesia, Joko Widodo, 11 Januari lalu.

“Hanya ditinjau ulang dengan harapan supaya pilihan tempatnya lebih pasti,” kata Gatot kepada para awak media di Kemenpora, Rabu (27/1/2016).(cnn)

Komentar

Berita Lainnya