oleh

Reka Ulang Pembunuhan Igal Peragakan 22 Adegan

BATURAJA I Sebelum menikam Igel (22) bin Abu Bakar, tersangka Er (17) warga desa muara saeh kecamatan Muara Jaya terlebih dahulu ribut adu mulut dengan Sam, yang merupakan rivalnya dalam urusan asmara. Hal ini diketahui usai digelar ulang kasus pembunuhan yang dilakukan Unit Reserse Kriminal Polsek pengandonan polres OKU.

Dalam reka ulang yang memperagakan 22 adegan lebih tersebut diketahui, antara er dan sam sempat adu mulut.

Namun saat hendak meninggalkan korbannya, er malah balik arah. Kembali terjadi pertengkarang. Korbannya pun beranjak pergi dengan menggunakan sepedah motor. Saat itulah er memukul sam dengan menggunakan kayu, tepat dibagian kanan kepala sam. Hal tersebut membuat sam emosi hingga akhirnya keduanya berduel, namun dilerai oleh sejumlah warga.

Er dan rekannya pun duduk disisi jalan tak jauh dari lokasi kejadian. Saat itulah igel mendatangi pelaku dan rekannya, hingga muncul percakapan yang menyulut emosi er.

Baca :pelaku-pembunuhan-igel-ngaku-khilaf

Kapolres OKU AKBP Dover Christian SIK didampingi Kapolsek Pengandonan AKP Andi Djunianto SH memalui kanit Reskrim Polsek Pemgandonan Bripda Maididi Gasiva SIKOm menyatakan, reka ulang ini dilakukan untuk memperjelas kasus yang sedang mereka tangani, juga dilakukan untuk mengsingkronkan antara keterangan saksi dan pengakuan Pelaku atas aksi penusukan tersebut.

“reka ulang ini adalah syarat formil untuk kasus 338 yang sedang kita tangani,” tutur maididi.

Menurutnya, tersangka didakwa dengan pasar berlapis. Antara lain pasal 338 KUHp tentang pembunuhan supsider pasar 351 ayat 3 KUHP tentang penganiayaan dan atau pasal 2 ayat 1 UU darurat tentang senjata tajam.

“tuntutan hingga 15 tahun, namun karena pelaku masih anak anak sehingga tuntutan hanya 2/3 dari tuntutan utama,” terang maididi.

Turut hadir dalam reka ulang tersebut jaksa dari kejaksaan negeri baturaja selaku jaksa pada perkara ini, pejabat kepala desa muara saeh selaku kepala desa warga yang terlibat aksi penganiayaan dan pembunuhan ini, kepala desa surau lokasi dimana pembunuhan ini perlangsung, serta kuasa hukum tersangka dari pos bantuan hukum indonesia.

Sementara untuk menghindari kemungkinan buruk yang akan terjadi, reka ulang dilakukan dihalaman makopolsek pengandonan, dengan pengamanan dari petuhas setempat. (Deni A. Saputra)

 

Komentar

Berita Lainnya