oleh

Punya Hubungan Dekat dengan Salah Satu Korban Sriwijaya Air, Ini Kata Sekda Pangkalpinang

PANGKALPINANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Pangkalpinang, Radmida Dawam mengakui punya hubungan dekat dengan mendiang Rizki Wahyudi, korban pesawat Sriwijaya Air SJ-182. Tidak hanya itu, dirinya juga mengakui, memiliki banyak kenangan dengan mendiang Rizki. Bahkan dia sudah menganggap seperti anaknya sendiri.

“Karena dari tahun 2010, mereka menjadi Duta Anak Kota Pangkalpinang angkatan pertama, termasuk Rizki Wahyudi ini, mereka sangat dekat dengan saya dari saat itu hingga saat ini,” kata Radmida kepada wartawan saat ikut mengunjungi kediaman keluarga korban Sriwijaya Air, Rizki Wahyudi dan Rosi Wahyuni di Jalan Kenangan, Kelurahan Masjid Jamik, Pangkalpinang, Senin (18/1/2021).

Mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak ini mengungkapkan, semasa hidupnya, mendiang Rizki sering menyampaikan keluh kesah dan selalu meminta pendapat kepada dirinya.

“Sampai-sampai punya pacar curhat sama saya, putus sama pacar curhat, mau menikah minta pendapat, dan kalau pulang selalu wajib mampir ke rumah saya. Jadi saya anggap dia seperti anak sendiri,” ungkapnya.

Selain itu, dia mengungkapkan, mendiang Rizki merupakan sosok anak yang pintar. Oleh karena itu, dia meyakini, mendiang Rizki akan memiliki masa depan yang sukses jika masih diberikan kesempatan hidup lebih lama.

“Saya yakin, kalau Rizki ini masih hidup, pasti dia akan jadi sukses kedepannya. Dirjennya juga akui Rizki ini anak pintar, generasi penerus bangsa, bahkan Rizki ini ingin dikuliahkan ke tingkat S2 rencananya,” ujarnya.

Terkait, jenazah Rizki Wahyudi dan Rosi Wahyuni, dikatakan Sekda, keduanya akan dipulangkan besok, Selasa (19/1/2021) pagi, dan diperkirakan akan tiba di rumah orang tuanya sekira pukul 10.00 WIB, setelah itu kedua jenazah akan dimakamkan di TPU Jalan Muntok.

“Hari ini penyerahan santunan, besok jenazah Rizki dan Rosi akan diterbangkan dari Jakarta ke Kota Pangkalpinang, dan diperkirakan jam 10.00 WIB sudah sampai. Karena ada permintaan dari keluarga besar, jenazah akan disalatkan di Masjid Jamik, dan akan dikuburkan di pekuburan Jalan Muntok,” jelasnya.

Saat ini, diutarakan dia, tinggal dua korban warga Pangkalpinang yang belum ditemukan, yakni, atas nama Nabila Anjani dan Arkana Nadhif Wahyudi. Sementara jenazah Indah Halimah Putri sudah dimakamkan di Palembang.

“Saya mewakili Pemerintah Kota Pangkalpinang selalu berkoordinasi dengan keluarga dan pihak kementerian, dari lima korban, tiga sudah ditemukan, yakni, Rizki Wahyudi, Rosi Wahyuni, dan Indah, tinggal Nabila dan Nadhif yang belum ditemukan,” sebutnya. (EDI)

Komentar

Berita Lainnya