oleh

Protes Soal Debu, Warga Prabumenang Temui Bupati Lahat

LAHAT – Aksi turun ke jalan yang dilakukan oleh emak-emak dari Desa Prabumenang, Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat lantaran kesal dengan debu yang dihasilkan angkutan batu bara dan galian C, akhirnya di tanggapi Pemkab Lahat.

Bupati Lahat, Cik Ujang SH mengatakan, Pemkab Lahat akan mendirikan wadah transportir batu bara Lahat, untuk menaungungi desa desa dengan penyemprotan jalan dan penyapuan jalan.

“Mungkin nanti akan ada mobil sedot debu, jadi seluruh tambang transportir bersatu untuk menyelesaikan permasalahan itu mungkin akan di naungi oleh Perusda,” jelasnya, Senin (21/9/2020) seraya mengatakan, terkait kompensasi akan diperlajari terlebih dahulu.

Warga Desa Prabumenang yang didominasi kaum emak emak melakukan aksi di jalan, lantaran kesal dengan debu yang diduga hasilkan angkutan batu bara dan galian C. Bahkan, Kata Pemuka Masyarakat H Anwar Bahudin tidak ada penyiraman dan kompensasi terhadap masyarakat.

“Akibat daripada transportir ini timbulnya debu, tidak ada penyiraman selama ini dan tidak ada istilah kita belum ada kompensasi terhadap masyarakat,” jelasnya.

Bahkan, Anwar menekankan berharap kepada pemerintah permaslahaan ini tidak berlarut larut, bukan tidak mungkin akan ada aksi kembali yang mana aksi telah dilakukan dua kali.

“Apabila ada aksi lagi kami atas nama bapak bapak tidak bisa menahan para mak mak ini, katena apa apabila kami nahan mereka (emak emak) kami nggak dimaskaan ndak bisa makan, anak anak tidak diasuhnya,” tegasnya

Sementara, Kades Prabumenang, Satiun Solistian mengungkapkan, sudah sewajarnya tuntutan emak emak dipenuhi, mengingat mereka (Perusahaan) sudah memetik hasil dari perusahaan batu bara.

Satiun juga mengingatkan masyarakat agar dalam melakukan aksi penyetopan ataupun memblokir jalan, agar tidak melakukan hal hal yang tidak diinginkan. Seperti melempar mobil, atau memaki para supir, karena mereka (sopir) tidak tahu apa yang diingkan para masyarakat Desa Prabumenang.

“Harus berjalan kondusif, pak Bupati juga sudah mendengar keluhan dari ibu ibu masyarakat Desa Prabumenang,”katanya. (Sfr)

Komentar

Berita Lainnya