BATURAJA I Masih lemahnya promosi dan sosialisasi potensi wisata di Kabupaten OKU, membuat sejumlah anggota DPRD OKU berang. Kondisi ini menjadi perhatian khusus DPRD OKU khususnya Fraksi Partai Amanat nasional (PAN).
Leddy Patra, politisi PAN menilai, lemahnya promosi dan sosialisasi terhadap potenai wisata dikabupaten OKU tersebut mencerminkan kinerja dinas pemuda olahraga kebudayaan dan pariwisata (Disporabudpar) kabupaten OKU masih belum maksimal.
“Mestinya promosi dan sosialisasi itu harua lebih digalakan lagi sehingga hasilnya pun lebih maksimal, termasuk sektor lain yang bicara pariwisata, mulai dari segi promisi hingga fasilitas pariwisata di OKU,” kata ledi patra yang dituangkan dalam pandangan fraksi Pan dalam agenda rapat paripurna DPRD OKU.
kritikan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat bukan tanpa alasan. Menurutnya, masih banyak objek wisata yang berpotensi di OKU belum tergarap maksimal dan terkesan tidak berkembang dengan baik.
“Misalnya curup langgah di lengkitih sampai sekarang masih tersembunyi, termasuk sejumlah Fasilitas wisatawan di objek wisata yang ada juga harus ditingkatkan,” katanya.
Sementara data yang berhasil dihimpun beritamusi.co.id dilapangan menyebutkan, selama libur hari raya idul fitri 1437h, angka kunjungan wisata selama sepekan ke kawasan wisata Gua Putri di desa padang bindu sumatera selatan tembus hingga 7000 pengunjung lebih, terhitung sejak h+2 hari raya idul fitri. (Deden A. Saputra)
