oleh

PPKM Mikro Mulai Berlaku di Desa Belo Laut

MUNTOK – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman bersama Kapolda Anang, Danrem M. Jangkung, Dandim Bangka Barat (Babar), dan Kapolres Babar, mengunjungi gerbang masuk Posko Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro, Desa Belo Laut, Kecamatan Muntok, Kabupaten Babar.

“Di Desa Belo Laut ini ada warga yang terpapar Covid-19, sehinga diberlakukan PPKM Mikro terkhusus untuk RT 03 Desa Belo Laut. Namun saya senang karena laporan dari Pak Kapolres semua kebutuhan mereka terpenuhi,” ungkapnya.

Hal ini dilakukan untuk memantau kondisi masyarakat yang sedang menjalankan PPKM Mikro. Disampaikannya, bahwa terdapat 10 orang yang sedang melakukan isolasi bertempat di Kantor Bawaslu. Dengan adanya lonjakan warga yang terpapar, dapat mendorong masyarakat di daerah ini untuk mengikuti Vaksinasi Covid -19.

“Dengan adanya kejadian seperti ini, sekarang timbul kesadaran masyarakat untuk divaksin, hari ini terbukti warga antri untuk Vaksinasi Covid-19,” tegasnya.

Harapannya, dengan semakin banyaknya masyarakat Babel yang tervaksin, maka akan semakin berkurang masyarakat yang terpapar Covid-19 dengan gejala berat. Walaupun telah divaksin masyarakat dihimbau untuk tetap menerapkan protokol Kesehatan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Babel, Andre Nurgito mengatakan, vaksin yang datang ke Babel belum banyak. Masyarakat yang telah melaksanakan baru 200.000 orang lebih, masih memerlukan 1.200.000 lagi.

“Pemerintah pusat dalam hal ini Menkes RI menjanjikan, bulan Agustus nanti akan datang lebih banyak, target kita tahun ini vaksinasi bisa selesai,” tegasnya.

Kades Desa Belo Laut, Ibnu kepada awak media menuturkan, desanya yang diberlakukan PPKM Mikro akibat terjadinya lonjakan warga yang terpapar Covid -19.

“Saat ini warga yang terpapar sebanyak 26 orang dan 2 orang meninggal dunia, dengan demikian kami terapkan PPKM Mikro, semua kegiatan dibatasi, dipantau, yang keluar masuk pun kita data. Yang isolasi dan yang menunggu hasil swab kita perketat, melibatkan sinergi satgas desa, kabupaten,” ujarnya.

Bagi warga yang terpapar dilakukan isolasi mandiri dan ditempat isolasi desa. Pemberlakuan PPKM ini dimulai sejak tanggal 7 Juli 2021.

Kades Ibnu lebih lanjut menuturkan, dirinya bersyukur karena masyarakat di daerah ini bersatu saling membantu, sehingga sejak ditetapkan PPKM Mikro masalah kebutuhan makanan terpenuhi.

Kehadiran Gubernur Babel ke desa ini menurut Kades Ibnu sangat diharapkan, karena gubernur merupakan penyemangat bagi warganya.

“Ini sebagai penyemangat bagi kami, karena perhatian Bapak Gubernur merupakan hal penting bagi kami, terima kasih Pak Gubernur, saya mewakili masyarakat saya,” pungkasnya.

Mengahiri rangkaian kegiatan gubernur bersama forkopimda menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat yang daerahnya melaksanakan PPKM Mikro dengan tujuan warga agar ketersediaan bahan makanan selama PPKM Mikro tetap terjaga. (Doni)

Komentar

Berita Lainnya