Lanjutan laga Liga 1 Indonesia antara Sriwijaya FC (SFC) versus Persela Lamongan menjadi laga sakral untuk aparat kepolisian. Lantaran terbiasa bertanding di Jakabaring Laskar Wong Kito kali ini harus berlaga di stadion yang terletak di pusat kota.
“Kita tau kondisi Jakabaring dan stadion Bumi berbeda makanya kami akan melakukan beragam antisipasi. Salah satunya memperketat pengamanan,”kata Kapolresta Palembang Kombes Pol Wahyu Bintono saat memantau langsung stadion Madya Bumi Sriwijaya Senin,(25/9) malam.
Antisipasi dan memperketat pola penjagaan dimaksudkan orang nomor satu di Palembang ini, adalah petugas dilapangan akan berkerja lebih sensitif. Artinya sedikit pun kecurigaan di temukan dilapangan segera di eksekusi agar tidak menimbulkan rentetan sehingga membuat masyarakat di seputaran stadion terganggu.
“Kita sudah rapat dan koordinasi dengan suporter dan manajemen. Disana juga kita tegaskan sedikit saja ada hal yang mencurigakan akan kami amankan,”pungkasnya.
Tindakan tersebut tentunya sangat beralasan terlebih lagi kawasan stadion di apit dua mall terbesar di Kota Empek-empek disisi barat ada Palembang Icon (PI) dan utara Palembang Square (PS). Tidak hanya itu fasilitas umum dan padatnya arus lalu lintas di kawasan tersebut dikhawatirkan bisa terganggu apabila sedikit saja ada kendala di pertandingan SFC nanti.
“Soal keamanan kita selalu koordinasi dengan keamanan sampai beberapa kali. Bahkan malam ini saja kita mendatangi stadion memetakan setiap pintu stadion agar keamanan pertandingan terkontrol,”kata Faisal Mursyid
SFC sendiri akan bertanding bertepatan dengan siklus tingginya aktifitas masyarakat Palembang Selasa,(25/9) sekitar pukul 15.00 WIB. Penonton umum (fans) dan suporter dihimbau turut menjaga kondusifitas pertandingan nanti.(Romi)













