OKI Maju Bersama

PLN Alirkan Listrik 24 Jam ke Dusun Terpencil di Cengal OKI

4
×

PLN Alirkan Listrik 24 Jam ke Dusun Terpencil di Cengal OKI

Sebarkan artikel ini
pemkab muba pemkab muba

OKI – Masyarakat Dusun I, Desa Sungai Jeruju, Kecamatan Cengal, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) kini dapat menikmati layanan listrik selama 24 jam. Hal ini terwujud melalui program Listrik Desa (Lisdes) yang dijalankan oleh PT PLN (Persero).

Peresmian penyalaan listrik tersebut digelar pada Kamis (30/4/2026) di Desa Sungai Jeruju. Kegiatan ini dihadiri anggota Komisi XII DPR RI Dewi Yustisiana, Wakil Bupati OKI Supriyanto, serta General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB), Diksi Erfan Umar.

General Manager PLN UID S2JB Diksi Erfan Umar menegaskan komitmen PLN dalam mendorong pemerataan akses listrik hingga ke wilayah pelosok. Ia menyebut keberhasilan elektrifikasi di daerah terpencil ini tidak lepas dari sinergi berbagai pihak, terutama dukungan DPR RI dan Pemerintah Kabupaten OKI.

“Keberhasilan ini merupakan hasil sinergi berbagai pihak, terutama dukungan dari DPR RI dan Pemerintah Kabupaten OKI,” ujar Diksi.

Ia mengungkapkan, pembangunan jaringan listrik di wilayah pedesaan menghadapi berbagai tantangan, mulai dari kondisi geografis berupa rawa dan sungai hingga kebutuhan biaya yang besar. Meski demikian, PLN tetap berupaya menghadirkan layanan listrik bagi masyarakat.

“Kami terus berupaya memberikan yang terbaik agar masyarakat dapat segera menikmati listrik. Ini membutuhkan sinergi antara pemerintah dan masyarakat,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, PLN telah membangun jaringan listrik sepanjang 6 kilometer di wilayah tersebut. Selain itu, terdapat jaringan sepanjang 17,4 kilometer berupa tiang listrik yang telah terpasang namun belum dilengkapi kabel. Jaringan tersebut tersebar di Dusun I dan Dusun VI.

Dengan terealisasinya 6 kilometer jaringan aktif, masih tersisa sekitar 11,4 kilometer yang akan dikembangkan pada tahap selanjutnya.

Wakil Bupati OKI Supriyanto menyampaikan bahwa program Lisdes yang didorong oleh Anggota Komisi XII DPR RI Dewi Yustisiana telah membawa dampak nyata dalam pemerataan energi, khususnya bagi masyarakat yang sebelumnya belum menikmati listrik PLN.

Menurutnya, pemerintah daerah berkomitmen mendorong pembangunan hingga ke wilayah terpencil, termasuk penyediaan listrik sebagai kebutuhan dasar masyarakat.

“Komitmen kami bersama Bupati adalah menghadirkan pemerataan pembangunan, termasuk listrik. Tanpa sarana kelistrikan, pergerakan ekonomi akan terhambat,” ujarnya.

Sementara itu, Dewi Yustisiana menekankan pentingnya pemerataan distribusi listrik, terutama bagi wilayah yang masih menunggu perluasan jaringan. Selain program Lisdes, ia juga menyebut empat desa di wilayah perairan Kecamatan Cengal telah mendapatkan penerangan melalui Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

“Program listrik desa ini merupakan prioritas nasional. Meski ada keterbatasan anggaran, kami bersyukur masyarakat Sungai Jeruju akhirnya dapat merasakan manfaatnya. Selain itu, empat desa di wilayah perairan Cengal juga telah diterangi melalui PLTS dari aspirasi yang kami dorong,” jelasnya.

Di tingkat masyarakat, kehadiran listrik disambut dengan antusias. Salah satu warga Dusun I, Herman, mengaku layanan listrik PLN telah lama dinantikan. Sebelumnya, warga hanya mengandalkan genset dengan waktu operasi terbatas.

“Dulu listrik hanya menyala malam hari. Anak-anak belajar dengan penerangan seadanya. Sekarang mereka bisa belajar lebih baik, dan kegiatan ekonomi juga mulai berkembang,” ungkap Herman.

Dusun I sendiri memiliki 329 kepala keluarga (KK). Sebelum program ini berjalan, sebanyak 230 KK hanya menikmati listrik secara terbatas. Dengan tambahan jaringan yang menjangkau 99 KK, kini seluruh warga telah menikmati listrik PLN secara penuh.

Warga berharap, kehadiran listrik 24 jam ini mampu meningkatkan kualitas hidup, terutama di bidang pendidikan serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *