Hadir dalam kegiatan launching tersebut, Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe, Wakil Walikota (Wawako) Lubuklinggau, H Sulaiman Kohar, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Lubuklinggau, H A Rahman Sani, lalu Ketua TP PKK Kota Lubuklinggau, Hj Yetti Oktarina Prana dan Ketua DWP, Hj Rika Rahman.
Selain menjadi icon pengelolaan sampah plastik di Kota Lubuklinggau, lokasi Kampung bersih juga dibuatkan Memorandum of Understanding (MoU) khusus dari penampungan sampah plastik untuk mengelola sampah organik dan non organik.
“Berkat kerjasama yang baik semua pihak, akhirnya kampung bersih ini dapat terlaksana dengan baik,” ungkap Yetti Oktarina Prana.
Disana juga, diberikan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau sebanyak 350 bantuan polibek dan 250 bunga.
“Tentu saja, kita ingatkan kembali gotong royong agar tetap menjaga lingkungan ini,” kata dia.
Sementara itu, Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe mengaku, kampung bersih ini akan menjadi alternatif wisata selanjutnya setelah kampung warna-warni.
“Ide brilian TP PKK ini, tentunya bersama-sama terus kita dukung. Sebab, untuk Kota Lubuklinggau jika tanpa adanya inovasi, maka akan biasa-biasa saja. Jadi, harus punya inovasi agar tempat wisata memiliki ciri khas sendiri,” ungkapnya.(Mulyadi)













