oleh

Pj Bupati Sidak Tambang Ilegal di Tanjung Agung

MUARA ENIM – Pj Bupati Muara Enim, Dr H Nasrun Umar SH MM, bersama Dandim 0404/Muara Enim, Letkol Inf Erwin Iswari SSos MTr (Han), Kapolres, AKBP Danny HAB Sianipar SH, Ketua Pengadilan Negeri Elvin Adrian SH MH, dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Muara Enim Nino Adrian SE melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke lokasi pertambangan tanpa izin (Peti) di Desa Penyandingan dan Desa Tanjung Lalang, Kecamatan Tanjung Agung, Senin petang (24/5/2021).

Pj Bupati merasa geram sekaligus prihatin dengan kondisi yang terus menerus terulang dengan maraknya aktivitas penambangan ilegal. Dengan berjalan kaki, rombongan ini menerobos kawasan tambang yang tersembunyi dibalik rerimbunan kebun warga.

Dalam kegiatan ini disita beberapa kendaraan dan alat berat serta turut pula diamankan para penambang oleh Polres Muara Enim.

Pj Bupati mengingatkan warga atau siapapun yang melakukan kegiatan penambangan tanpa izin merupakan tindakan ilegal yang melanggar aturan hukum. Disamping berbahaya, menurutnya kegiatan ini juga merusak lingkungan karena dilakukan tanpa prosedur dan aturan yang jelas.

Lebih lanjut, Pj Bupati berjanji akan menindak tegas jika nantinya ada oknum aparaturnya yang terlibat dalam penambangan ilegal ini. Upaya penertiban tambang ilegal ini sendiri sudah sejak lama dilakukan, mulai dari sosialisasi, penerbitan Surat Edaran, pembentukkan tim terpadu, gelar pasukan, razia, hingga penertiban dan penindakan.

Namun belum berhasil, apalagi sejak terbitnya UU No. 23/2014 yang mengatur kewenangan pertambangan Minerba menjadi urusan pemerintahan provinsi dan kemudian terbit UU No. 3/2020 yang mengembalikan kewenangannya ke pemerintah pusat, maka permasalahan ini sudah berada di luar kewenangan daerah.

“Kami memiliki tanggungjawab melindungi warga dari risiko kecelakaan maupun kerusakan lingkungan sehingga siap bekerja sama dengan pihak manapun untuk menghentikan kegiatan ilegal tersebut,” tukasnya. (Rahmad)

Komentar

Berita Lainnya