oleh

Peserta PIN Polio di Ogan Ilir Over Target

Ilustrasi
Ilustrasi

INDERALAYA I Tim Sertifikasi Nasional (TSN) Eradukasi Polio dibawah komando Prof  Dr Rusdi Ismail SPAK dan Subdit Survelans Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, dr Cornelia Hasadarma secara langsung mendatangi beberapa desa di Kabupaten Ogan Ilir seperti Desa Payakabung, Parit, Desa Tanjung Seteko hingga Perumahan Taman Permata Indah (TPI), Inderalaya. Kedatangan tim Kemenkes tersebut dengan maksud melakukan survey guna mengetahui sejauh mana pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio, di Ogan Ilir beberapa waktu lalu.

“Ya kita kedatangan TSN Eradukasi Polio dan Kemenkes RI. Kedatangan mereka ini hanya sekadar mengecek langsung dilapangan pelaksanaan PIN Polio beberapa waktu lalu. Untuk pelaksanaan PIN Polio di Ogan Ilir ini Alhamdulillah melampaui target yang direncanakan sebelumnya,”kata Kepala Dinas Kesehatan OI dr Siska Susanti, Rabu (23/3/2016).

Menurut dia, dipilihnya Ogan Ilir lantaran pelaksanaan PIN Polio over target dengan kuantitas peserta diluar apa yang telah direncanakan awal.

Berdasarkan data yang diterima Bidang Bina Pengendalian Masalah Kesehatan (PNK) Dinkes OI tercatat ada sebanyak 40.991 yang menjadi sasaran polio dijenjang usia 0 hingga 59 bulan.

Namun riil dilapangan ternyata ada sebanyak 42. 591 orang yang mendapatkan PIN polio. Angka ini dinilai menunjukkan antusiasme masyarakat mengajak anaknya polio sangat tinggi dan ini patut diapresiasi.

“Alasan tingginya peserta polio karena memang saat pelaksanaan itu, kami menempatkan posko-posko baik di terminal, pasar, pelosok desa dan tempat yang sudah disediakan seperti  diperumahan. Rupanya masyarakat cukup menyambut positif pelaksanaan PIN polio ini,”terangnya.

Sementara itu, Kabid Bina Pengendalian Masalah Kesehatan (PNK), Dinkes OI Sumayati menambahkan tim TSN Eradukasi Polio dan perwakilan Kemenkes RI secara langsung mendatangi rumah warga guna memastikan apakah telah mengikuti pelaksanaan PIN polio.

“Alhamdulillah ahsilnya memang seperti itu. PIN Polio dilaksanakan dengan baik dan tepat sasaran. Peninjauan rumah ke rumah dilakukan secara random sampling. Alhamdulillah di OI over target dan ini cukup menggembirakan,”katanya. (ST)

Komentar

Berita Lainnya