oleh

Perusahaan Tambak Udang di Stop, Puluhan Warga Batu Beriga Ngadu Ke DPRD Babel

PANGKALPINANG | Puluhan masyarakat bersama aparatur pemerintah desa Batu Beriga, Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah mendatangi  gedung DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) terkait tutupnya salah satu perusahaan tambak udang di daerah mereka.

Kedatangan puluhan masyarakat Desa Batu Beriga tersebut diterima langsung oleh Ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya di ruang kerjanya, Selasa (18/2).

“Masalah-masalah yang berkembang di media massa dan opini masyarakat terhadap salah satu perusahaan tambak udang yang ada di Batu Beriga, saya selaku Ketua DPRD dan putra daerah sangat terganggu dengan hal-hal seperti itu,” kata Didit.

Berdasarkan aspirasi yang diterimanya, disampaikan Didit, masyarakat Desa Batu Beriga tidak mempermasalahkan, jika perusahaan tambak udang itu akan beroperasi kembali di daerah mereka.

“Intinya mereka tidak mempermasalahkan, segera dibangun kembali perusahaan tambak udang, karena manfaatnya sangat banyak, gara-gara di-stop (aktivitas tambak udang-red), masyarakat tidak bisa bekerja,” ujarnya.

Selain itu, berdasarkan informasi dari masyarakat, diungkapkan Didit, perusahaan tersebut tidak memiliki keinginan lagi untuk membuka tambak udang di daerah itu.

“Oleh karena itu, mereka (masyarakat Desa Batu Beriga-red) meminta kepada saya agar dapat ketemu dengan pihak perusahaan dan meminta supaya (aktivitas tambak udang-red) itu tetap dilanjutkan,” ungkapnya.

“Kemudian, yang kedua, menurut orang BPD (Badan Pengurus Desa-red),  jika tambak udang itu dibangun, itu otomatis akan menghambat keinginan orang untuk melakukan aktivitas pertambangan disana, itu sangat bagus,” tandasnya. (doni)

Komentar

Berita Lainnya