oleh

Penderita DBD di Basel Meningkat

TOBOALI | Meskipun tidak fatal, sedikitnya 47 orang di Kabupaten Bangka Selatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terdata hingga akhir bulan September 2019 terjangkit penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang tersebar di beberapa kecamatan. 

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Basel Supriyadi mengatakan kasus tersebut bukanlah kejadian yang luar biasa. Sehingga penanganannya dilakukan dengan pengobatan secara intensif bagi pasien.

“Untuk pasien DBD di Basel yang kita data rinciannya 20 orang di Puskesmas Toboali, 11 di Airgegas dan 2 Airbara. Lalu 5 orang di Puskesmas Payung, 7 di Simpangrimba, 1 di Tiram, 1 lagi di Batubetumpang,” ujar Kepala DKPPKB Basel Supriyadi, Kamis (14/11).

Jika dibandingkan dengan September 2018 kasus DBD di Basel meingkat 18 kasus menjadi 47 kasus dari sebelumnya hanya 29 kasus. Meski meningkat, data tersebut belum final hingga akhir tahun dan saat ini masih bulan berjalan.

“Belum perlu, karena untuk pengasapan diperlukan penelitian terlebih dulu ke lapangan. Untuk pencegahan tetap dilaksanakan dengan sosialisasi dan gerakan masyarakat hidup sehat,” katanya.

Penyuluhan, menggalakan pemberantasan sarang nyamuk, menganjurkan masyarakat menggalakkan gerakan satu rumah satu jumantik terus dioptimalkan. Membuang jentik nyamuk di bak penampungan air dengan sistem 3M di musim pancaroba saat ini. (devi dwi putra)

Komentar

Berita Lainnya