oleh

Pencari Ikan di Laut Beriga Diterkam Buaya, Nelayan Diimbau Waspada

BANGKA TENGAH – Apes bener dialami Jangkung (37), pencari ikan di pinggiran laut Tanjungbatu Desa Batuberiga, Kecamatan Lubukbesar, Bangka Tengah (Bateng) diterkam buaya, Rabu (03/03/2021) malam.

Berdasarkan informasi dihimpun Beritamusi. co.id dilapangan, kejadian bermula Rabu malam sekitar pukul 22.00 WIB, Jangkung (37) dan Udin (38) warga dusun Melingai Desa Batuberiga, tengah mencari ikan disiruk atau semacam alat perangkap ikan terbuat dari susunan kayu yang ditancapkan rapi di pinggir pantai.

Saat hendak memanen hasil ikan dalam siruk tersebut, dari dalam air laut dengan kedalaman semeter tiba-tibu muncul seekor buaya dengan panjang kurang dua meter yang langsung mencengkeram bagian betis kanan Jangkung.

Sontak saja, Jangkung yang diserang biaya secara tiba-tiba langsung berteriak meminta pertolongan dan menggoyang kakinya sekuat tenaga untuk melepas cengkraman dari gigitan buaya tersebut. Udin yang melihat temannya diserang buaya, berupaya memberikan bantuan hingga akhirnya Jangkung berhasil lepas dari gigitan buaya dan langsung menyelamatkan diri dengan berlari ke tepi pantai.

Kapolsek Lubukbesar, Ipda Hafiz seizin Kapolres Bateng AKBP Slamet Ady Purnomo SIK SH MH saat dikonfirmasi awak media, Kamis (04/03/2021) pagi membenarkan adanya kejadian pencari ikan diserang buaya tersebut.

“Akibat dari kejadian tersebut, bagian betis kanan Jangkung luka robek yang cukup dalam akibat bekas gigitan buaya tersebut. Korban tadi malam langsung dibawa oleh anggota unit Intelkam Polsek Lubukbesar yang sedang patroli sekitar tempat kejadian ke Puskesmas Lubukbesar untuk mendapat pertolongan medis,” katanya.

Kapolsek Hafiz mengimbau kepada masyarakat dan nelayan untuk berhati-hati saat hendak melaut di lokasi kejadian, karena tidak menutup kemungkinan buaya tersebut masih di sekitar TKP sehingga rawan menyebabkan jatuhnya korban lain.

“Tidak menutup kemungkinan, buaya masih berdiam di sekitar TKP. Kami juga berkoordinasi dengan Satpolair Polres Bateng dan BKSD guna tindakan lebih lanjut,” pungkasnya. (doni)

Komentar

Berita Lainnya