oleh

Pemerintah Hapus Ribuan Konten Hoaks Tentang Pandemi COVID-19 Selama 2020

Beritamusi.co.id  –Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Republik Indonesia telah menghapus 1.759 unggahan hoaks atau kabar bohong tentang COVID-19 sejak Januari hingga 18 Oktober 2020. Hal ini dibenarkan oleh Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan.

Diungkapkannya, total kabar bohong yang ditemukan Kemenkominfo tentang virus Corona selama 10 bulan terakhir sebanyak 2.020. “Saat ini ada sekitar 2.020 hoaks yang beredar di sosial media, kategorinya ada 1.197 (jumlah topik), dari 2.020 ini sudah di-takedown ada sekitar 1.759 hoaks,” kata Semuel, Senin (19/10).

Menurutnya, ribuan kabar hoaks ini sangat mengganggu upaya penanganan pandemi COVID-19 di tanah air. Pasalnya, kabar-kabar ini memunculkan stigmatisasi terhadap petugas yang menangani pandemi ini.

“Stigmatisasi terhadap rumah sakit, tenaga medis, dan penyintas covid, serta proses yang sudah dilakukan ini yang menjadi berbahaya bagi masyarakat kalau masyarakat akhirnya membuat stigma,” katanya.

Pemerintah sendiri menurutnya, selalu mengedepankan tindakan pencegahan hoaks dengan melakukan literasi pandemi ke masyarakat, baru menindak secara hukum jika hoaks yang beredar sudah berbahaya dan meresahkan masyarakat. “Kita hanya benar-benar melakukan tindakan hukum apabila itu bisa meresahkan dan berakibat ketertiban umum terganggu, itu biasanya polisi sudah mengambil langkah, tapi kami lebih senang untuk melakukan literasi,” tandasnya. (Fn)

#satgascovid19

#ingatpesanibu

#ingatpesanibupakaimasker

#ingatpesanibujagajarak

#ingatpesanibucucitangan

#pakaimasker

#jagajarak

#jagajarakhindarikerumunan

#cucitangan

#cucitangandengansabun

Komentar

Berita Lainnya