oleh

Pembalap Asal Sumsel, Raden Gempita Raih Podium II

radenKAYUAGUNG I Sebanyak 12 lap dengan mulus diselesaikan Raden Gempita. Tidak hanya itu Pembalap kebanggan Sumsel ini pun meraih podium II pada seri pertama kejuaraan ISOM ETCC 2000 pada kelas Promotion menyisihkan 5 pembalap lain di sirkuit Sentul Bogor pada hari Minggu 6 Maret 2016.

Pembalap asli kebanggaan wong kito ini dengan bangga membawa nama Sumatera Selatan sebagai daerah asalnya. Raden tidak menemukan hambatan berarti untuk menyelesaikan race setelah di hari sebelumnya pada putaran kualifikasi (QTT) menempati posisi start ke 3.

“Alhamdulillah semua berjalan lancar ,ini berkat dukungan dan doa masyarakat Sumatera Selatan yang selama ini mendukung saya,saya ucapkan terimakasih yang besar,”ujarnya.

Kondisi cuaca saat race berlangsungpun sangat baik, sehingga persiapan yang dilakukan tim mekanik Gempita Sriwijaya Motorsport (GSM) dapat maksimal dipergunakan oleh Raden.

Keberhasilan yang diraih Raden Gempita ini juga tidak lepas dari kerjasama tim GSM yang sejak jauh-jauh hari memang telah bekerja untuk mempersiapkan race.

Manajer tim GSM, Hendry Kurniawan cukup puas dengan prestasi yang diraih saat ini. “Overall, saya cukup puas dengan prestasi Raden di seri pertama ini. Kedepan ada beberapa perkembangan yang saya harapkan, selain masalah tekhnis seperti improvement transmisi, roda, suspensi saya juga berharap skill Raden juga harus tetap ditingkatkan lagi,” jelas Hendry Minggu (06/03).

Promotor ETCC Arief Arf, secara khusus memberikan testimoninya kepada Raden Gempita. “Sejauh ini Raden Gempita mempunyai prestasi yang baik di ETCC. Sebagai peraih National Runner Up tahun 2015, di tahun kedua memang sudah semestinya putra terbaik Sumsel ini naik ke kelas diatas tahun lalu (Promotion), dan saya percaya ke depan Raden tahun depan Raden sudah mampu berlaga di kelas Pro,”ujarnya.

Raden yang ditemui usai melaksanakan race  kepada beritamusi.co.id ia mengatakan, balapan seri pertama di kelas yang berbeda dengan tahun lalu ini lebih melelahkan, kalu di tahun lalu di kelas Novice dari 12 lap, mungkin hanya 4 lap awal saja yang menguras tenaga dan konsentrasi. Lain halnya dengan tahun ini. “Sampai lap terakhir pun saya harus tetap multitasking,”kata Raden.

 “Alhamdulillah, semuanya berjalan lancar. Insyaallah ke depan jika kondisi kendaraan lebih baik, saya optimis bisa meraih Podium pertama,”kata Raden sembari melonggarkan wearpacknya. (Sonny Kushardian)

Komentar

Berita Lainnya