oleh

Pekan Depan, Babel Akan Ekspor 12 Ton Lidi Nipah ke Pakistan

PANGKAL PINANG – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) akan mengekspor lidi nipah sebanyak 12 ton ke Negara Pakistan pada pekan depan. Diketahui, Pakistan merupakan negara kedua setelah Nepal untuk ekspor lidi nipah ini.

“Tujuannya (ekspor-red) itu ke Karachi, Pakistan pada minggu depan, jumlahnya itu satu kontainer sekitar 12 ton,” kata Kepala Dinas Koperasi UMKM Babel, Elfiyena saat dibincangi wartawan di ruang kerjanya, Rabu (18/11/2020).

Dia mengungkapkan, selama ini pengiriman ekspor lidi nipah mengalami kendala dengan kondisi cuaca buruk dan sulitnya untuk pemesanan kontainer.

“Kontainer ini kan antri, karena impor kita sudah berkurang sementara ekspor banyak, itu memang keinginan Pak Presiden Jokowi, selain itu juga faktor kondisi cuaca,” terangnya.

Selain itu, ia menjelaskan, banyaknya pengiriman ekspor lidi nipah ini tergantung dari produktivitas masyarakatnya, khususnya para pengrajin lidi nipah, pasalnya baru masyarakat dari Kota Kapur yang aktif membuat kerajinan lidi nipah ini.

“Kita sudah memberikan pelatihan bukan dari Kota Kapur saja, tetapi desa-desa lain sudah diberikan edukasi, artinya jika desa-desa lain mensupport atau memberikan kontribusi ke Kota Kapur, ekspor untuk penyediaan lidi nipah ini akan semakin cepat, kita berharap bisa ekspor sebulan sekali,” jelasnya.

“Mungkin desa-desa lain belum merasakan pendapatan dari hasil ekspor, makanya kita terus memberikan edukasi. Selain lidi nipah, kita juga akan mencoba ke lidi sawit, jadi nanti bisa sekaligus dua komoditi diekspor,” sambungnya.

Selain itu, dia melanjutkan, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan pengrajin mebel agar lidi nipah ini dapat dijadikan kerajinan untuk pembuatan kursi atau perabot rumah lainnya.

“Jadi pelatihan kami itu, tukang mebel bergandeng dengan pengrajin lidi nipah. Jadi konstruksi atau kerangka meja dan kursi itu dikerjakan oleh tukang mebel, nanti pengrajin lidi nipah akan melengkapinya, misalnya, jok kursi itu pakai lidi nipah,” jelasnya. (EDI)

Komentar

Berita Lainnya