oleh

Pasar Tebing Tinggi Semrawut 

20160509_145139_1EMPAT LAWANG I Kondisi Pasar Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang, Provinsi Sumatera Selatan semrawut. Hal ini dikarenakan masih banyaknya pedagang kaki lima (PKL) yang menjajakan dagangannya di trotoar jalan ditambahlagi banyaknya kendaraan yang parkir sembarangan. Tak ayal keadaan ini membuat arus lalu lintas kerap mengalami kemacetan.

Pantauan di sepanjang jalan Pasar Tebing Tinggi, tampak sejumlah kendaraan terparkir sembarangan mulai dari kendaraan roda empat, ojek gandeng, dan sepeda motor. Belum lagi angkutan yang sering ngetem ditambah adanya pedagang kaki lima yang masih saja berjualan di sepanjang trotoar jalan bahkan mengambil badan jalan.

Semrautnya kondisi Pasar Tebing Tinggi ini menyita perhatian pihak Polres Empat Lawang.

Kapolres Empat Lawang AKBP Rantau Isnur Eka Sik  melalui Kasat Lantas AKP Indera Jaya SH mengaku prihatin atas semrautnya kondisi Pasar Tebing Tinggi. Menurutnya, kondisi tersebut tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak. Sebab, permasalahan kemacetan arus kendaraan di Jalan Pasar Tebing cukup kompleks.

“Karena ini bukan hanya masalah arus lalu lintas jalan, tapi juga masalah penertiban parkir kendaraan dan pedagang kaki lima,” jelasnya.

Karenanya, sambung Indra, penertiban ini perlu melibatkan dinas atau SKPD terkait, seperti Dishubkominfo dan Satpol PP, terutama masalah penertiban parkir kendaraan dan pedagang kaki lima. Selain itu, keberadaan terminal bayangan angkutan antar desa (Angdes) Rute  Tebing Tinggi – Saling yang berada di kawasan Jalan Masjid Agung, juga cukup mengganggu ketertiban jalan.

“Meskipun jalan akan dilebarkan dan arus lalu lintas kendaraan ditertibkan, namun jika masih terdapat parkir kendaraan sembarangan dan juga pedagang kaki lima yang masih memenuhi sekitar trotoar jalan, percuma saja,” ujarnya seraya minta pihak terkait untuk membantu masalah penertiban jalan ini.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Perhubungan Ridho Octaviano mengatakan, Bahwa pihaknya telah berkordinasi dengan pihak Satlantas Polres Empat Lawang untuk memasang rambu-rambu lalulintas guna menertibkan pengendara yang sering parkir sembarangan.

“Sementara rambu-rambu memang belum kami pasang dikarenakan masih ada pembangunan seperti pelebaran jalan, yang nantinya bakal dilepas lagi rambu-rambunya,” kata Ridho

Ridho menambahkan, selain banyaknya parkir liar dan banyaknya angkutan umum yang memang sengaja ngetem di pasar, semerautnya pasar  juga disebabkan masih banyaknya pedagang kaki lima yang membuka mengambil badan jalan, maka dari itu pihak dishub mengajak agar pihak tekait juga bekerja sama dalam menertibkan dipesisiran pasar tersebut.

“Kami tidak bisa bergerak sendiri, maka dari itu pihak Satpol PP dan Dinas Pasar juga ikut berkerja sama dalam menertibkan pedagang kaki lima,”ujarnya. (Ridi)

Komentar

Berita Lainnya