oleh

Parkir Mandiri Juga Wajib Setor di Kabupaten Lahat

LAHAT – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lahat menyebut, aturan tempat-tempat yang di ambil retribusi parkir, yakni memanfaatkan fasilitas pemerintah, seperri di jalan-jalan umum, jalan protokol dan lainnya. Untuk membuka lahan parkir di lahan milik pribadi tidak di larang, namun harus melakukan koordinasi.

Kepala Bapenda Kabupaten Lahat, Subranudin SE MAP melalui Kabid Pajak dan Retribusi Daerah Ibni Norris SE MM disampaikan Kasi Penilaian dan Penetapan Pajak Retribusi, Decki Melson mengatakan, tidak ada larangan membuka lahan parkir di lahan milik pribadi. Hanya saja, pihaknya meminta agar melakukan koordinasi dan membayar pajak parkir 30 persen.

“Boleh pemilik lahan pribadi membuka lahan parkir namun, tapi tetap koordinasi dengan kami serta wajib membayar pajak parkir ke Bapenda 30 persen dari omset,”katanya.

Kemudian lanjut Decki kewajiban yang sama juga berlaku terhadap lahan parkir, seperti di Citimall Lahat, RSUD, Plaza Tepian Lematang. Bahkan, pihaknya juga telah memasang tapping box di lahan parkir tersebut.

“Ya sama saja, tapi kita pasang tapping box disana. Kalau untuk persyaratan titik lahan parkir baru, intinya harus berkoordinasi dengan kita, nanti kita akan lakukan survey ke lapangan, apabila memang berpotensi akan kita keluarkan surat tugasnya,”jelasnya.

Sementara, tarif retribusi parkir kendaraan roda dua (R2) dan Roda Empat (R4) di Kabupaten naik. Kenaikan tarif retribusi parkir tersebut berdasarkan Peraturan Bubati Lahat Nomor 02 tahun 2021 tentang penyesuaian tarif retribusi daerah, khususnya tarif retribusi parkir.

“Untuk tarif retribusi jenis kendaraan R2 dari Rp 1.000 naik menjadi Rp 1.500, kemudian untuk kendaraam R4 semula Rp 2.000 naik menjadi Rp 2.500,” sampai Dicki. (Rom)

Komentar

Berita Lainnya