pemkab muba pemkab muba
Palembang

Palembang Akan Jadi Tuan Rumah Rakernas I RTT Indonesia

375
×

Palembang Akan Jadi Tuan Rumah Rakernas I RTT Indonesia

Sebarkan artikel ini
pemkab muba pemkab muba

PALEMBANG – Pengurus Besar (PB) Rumah Tahsin dan Tahfidz Indonesia (RTTI) dalam waktu dekat akan segera melakukan pelantikan dan pengukuhan Pengurus Besar (PB) dan Pengurus Cabang (PC)  RTTI 2023-2028 dan rapat kerja nasional (rakernas) pertama, di Hotel Grand Malaka Ethical Kenten Palembang 21-22 Oktober 2023.

Selain dua agenda itu, acara ini juga dirangkai dengan pemberian penghargaan “RTTI Award” kepada 16 tokoh di internal dan luar Sumsel, yang selama ini sudah ikut mendorong, memotivasi dan menginspirasi semangat kegiatan para ustadz dan ustadzah dalam menggerakkan Rumah Tahfidz di dalam maupun di luar Sumsel.

“Pemberian penghargaan atau RTTI Award ini diberikan kepada para tokoh di Sumsel dan luar Sumsel, yang selama ini sudah ikut serta dalam mendorong, menginspirasi dan menggerakkan rumah tahfidz di Sumsel dan luar Sumsel,” tegas KH Ahmad Fauzan Yayan, SQ, Al Hafidz, Selasa (17/10/2023).

Lebih lanjut pendiri dan pengelola Pondok Pesantren dan Sekolah Alam Kiai Marogan Palembag ini menjelaskan, dalam pemberiaan RTTI Award ada beberapa kategori, antara lain kategori penggerak rumah tahsin dan tahfidz Indonesia, kategori pengembangan metode tahsin dan tahfidz di Indonesia, kategori syiar Alquran melalui wisata religi dan kategori inspirator rumah tahsin dan tahfidz.

Sementara itu, ketua panitia pelaksana Shofwan Hadi, S.Pd C. Tmr dalam siaran persnya yang dikirim melalui Yusrianti, S.Pd.I selaku sekretaris panitia pelaksana menjelaskan, acara ini sebagai bentuk pengesahan kepengurusan PB dan PC RTTI, yang sebelumnya sudah melakukan Musyawarah Besar (Mubes) pertama di Ponpes Tahfidz Kiai Marogan Palembang, Rabu 19 Juli 2023.

Selanjutnya, menurut Shofwan agenda lain dalam acara ini menyusun program kerja yang sistematis, terarah dan berkesinambungan. Diharapkan event ini bisa menjadi ajang silaturahmi antar rumah tahsin dan tahfidz, sehingga antara satu dan lainnya dapat saling memberikan kontribusi kebaikan demi tersebarnya lebih luas lagi rumah-rumah tahsin dan tahfidz di Sumsel dan di Indonesia pada umumnya.

Secara organisatoris, Shofwan juga menegaskan RTTI ini sekaligus akan menjadi wadah bagi rumah tahsin dan tahfidz yang sebelumnya sudah berdiri. RTTI ini ke depan dapat menjadi payung dari keberlangsungan dan kesejahteraan rumah tahsin dan tahfidz itu sendiri.

“Sehingga semua rumah tahsin dan tahfidz ini akan mudah berkoordinasi, baik dalam menjalankan program dan kegiatan, atau program lain yang sifatnya insidental, untuk memajukan rumah tahsin dan rumah tahfidz di dalam maupun luar Sumsel,” tegas Shofwan yang juga Sekretaris PB RTTI.

Terpisah, Pustrini Hayati S.Pd.I selaku Ketua Yayasan Tazkiyah Nusantara (Yatanu) Palembang yang menaungi Rumah Tahfidz Rahmat Palembang sangat berharap, usai pelantikan dan rakernas RTTI akan semakin memberi semangat kepada para pengelola Rumah Tahsin dan Tahfidz dalam mendidik santri-santrinya.

“Harapan saya, melalui event ini, dapat mendorong pemerintah setempat agar melihat lebih dalam tentang kondisi rumah tahfidz di Sumsel. Ke depan, untuk RTTI ini pemerintah bisa menganggarkan di APBD Pemprov Sumsel. Sebab, kalau program satu kelurahan satu rumah tahfidz Sumsel tidak dianggarkan pemerintah di APDB, nanti jadi harapan palsu. Saya kira, satu hal ini juga yang harus didorong dalam rakernas RTTI nanti,” ujarnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *