oleh

Muara Enim Manfaatkan Giwang Sumsel Promosikan Potensi Daerah

MUARA ENIM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) tentang pemanfaatan aplikasi Giwang Sumsel.

Penandatanganan MoU langsung ditandatangani Penjabat (Pj) Bupati Muara Enim H Nasrun Umar (HNU) dan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Sumsel, Dr Aufa Syahrizal SP MSc di Ruang Rapat Serasan Sekundang, Rabu (15/9/2021).

Pj Bupati menyampaikan ucapan terima kasih, doa, dan apresiasi secara pribadi serta atas nama Pemkab Muara Enim atas kunjungan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Sumsel yang bertujuan untuk Sumsel maju dan Muara Enim yang Merakyat.

Menurutnya, hal tersebut jangan hanya menjadi slogan saja sehingga harus benar-benar terjadi sinergitas Sumsel dengan Daerah dalam hal ini Muara Enim dalam membangun daerah masing-masing.

Lanjutnya, Dengan MoU ini menjadi sinergi Pemkab Muara Enim dan Pemprov Sumsel, dan Pemkab Muara Enim mendukung serta menyambut baik dengan adanya aplikasi Giwang Sumsel ini guna menunjang visi Gubernur Sumsel.

“Aplikasi Giwang Sumsel ini memudahkan untuk mengeksplor apa saja yang menjadi potensi dari Kabupaten Muara Enim seperti kuliner. Pemkab Muara Enim mendukung aplikasi Giwang Sumsel ini tentu dengan mengambil manfaatnya,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Disparbud Sumsel, Dr Aufa Syahrizal SP MSc, menerangkan bahwa aplikasi Giwang merupakan akronim dari Genta Informasi Wisata Andalan yang Nyaman dan Gempita yang dirintis oleh Disparbud Sumsel.

“Giwang sendiri merupakan singkatan dari Genta Informasi Wisata Andalan yang Nyaman dan Gempita, yang dirintis oleh Disparbud Sumsel yang dilaunching Gubernur Sumsel pada 19 Juni 2021 lalu,” terangnya

Dijelaskannya, Untuk tujuh fitur konten pada aplikasi Giwang Sumsel seperti berita, promo, destinasi, event, kuliner, budaya, dan ekonomi kreatif, serta akomodasi dan money changer. Sedangkan aplikasi Giwang Sumsel bisa didownload google playstore.

“Saat ini tinggal 10 Kabupaten/Kota lagi yang belum MoU dengan pemanfaatan aplikasi Giwang Sumsel ini,” kata Kepala Disparbud. (Rahmad)

Komentar

Berita Lainnya