Berita Daerah

Masyarakat OKI Banyak Tertipu Arisan Online

223
×

Masyarakat OKI Banyak Tertipu Arisan Online

Sebarkan artikel ini
screenshot_2016-10-19-23-26-34
pemkab muba pemkab muba

Masyarakat OKI Banyak Tertipu Arisan Online KAYUAGUNG I Warga Kota Kayuagung, Kabupaten OKI mendadak gempar. Pasalnya dalam dua hari terakhir ini kaum hawa khususnya, dihebohkan dengan banyaknya uang arisan online (ariaol) melalui via media sosial facebook yang diduga dibawa kabur owner arisan online berinisial JR, warga pendatang yang menetap di Jalan Cokroaminoto Kelurahan Cintaraja, Kecamatan Kayuagung. Tak tanggung-tanggung, uang arisan yang dibawa kabur mencapai lebih dari Rp1miliar.

Ironisnya lagi, korban dari permainan arisan online via fb itu sebagian besar memiliki pekerjaan tetap seperti Pegawai Negeri Sipil (PNS), pekerja swasta dan wirausaha.

Informasi yang dihimpun, sebenarnya permainan arisan online via fb di Kayuagung, OKI sudah ada sejak dua tahun terakhir. Hanya saja, gaung kehebohan arisan online mulai merebak sejak satu semester terakhir.

Arisan online via fb ini sebagian besar diikuti kaum hawa yang menjadi anggota atau member. Dalam menjalankan aktivitasnya, para member dimasukkan oleh para owner ke dalam grup tertutup arisan online. Bagi yang diluar anggota atau member sulit melihat, mencari informasi karena para owner menyeting grup secara tertutup. Bahkan anggota arisan online pun sudah mencapai 900 lebih anggota.

Seperti yang dikutip dalam akun facebook Jhon Risky (JR). Bersangkutan merupakan owner arisan online milik sendiri yang diberi nama Sosialita Morge 9 *Jhon Risky* sekaligus member di grup arisan owner lain. Sayangnya akun facebook JR telah diblokir pada Senin (17/10). Penutupan akun fb tersebut membuat heboh netizen, terutama para member atau anggota grup tertutup arisan online JR. Bahkan kronologi pada akun grup arisan online tersebut telah dihapus.

Sejumlah kritikan dari para netizen bermunculan. Seperti yang terungkap dalam akun Fb Ana Tu Suzana menyebutkan “Siapapun teman fb yg mengenali orang yg ada di foto ini..mhon dengan sangat untuk cpat menghub kami di 082278240022…atau segera melapor ke pihak yg berwajib….karna yg ada difoto telah melarikan uang arisan sejumlah lebih kurang 1m…

Mohon dngan sangat atas bantuan nya”.

BG, salah satu peserta arisan online menyebutkan, member yang ikut sistem menurun juga ikut dalam sistem duet. Artinya member tidak hanya mengikuti satu arisan saja, melainkan ikut pada kloter arisan lain. Member dalam kategori ini bisa memilih nomor urutan satu. Syaratnya, member itu membayar iuran lebih besar dibanding member lainnya. Sementara member lainnya setelah membayar iuran melalui owner, nanti owner akan menyerahkan uang itu ke member yang berada dinomor urut satu dengan potongan Rp100.000 sebagai administrasi. Begitupun sebaliknya.

“Sistem duet itu misalnya, get Rp3 juta per dua minggu diikuti dua orang. Orang pertama tanpa modal sedangkan orang kedua harus transfer Rp1.100.000, ditambah Rp100.000 untuk biaya administrasi untuk owner. Sedangkan orang pertama tadi mendapet transferan Rp900.000. Seharusnya terima Rp1 juta, tapi karena dipotong owner sebagai cost administrasi jadi hanya terima Rp900.000. Dua minggu berikutnya orang pertama setor ke orang kedua nilainya Rp2juta, tapi melalui owner,” kata BG ditemui di Kayuagung, Rabu (19/10).

BG menyebutkan setelah sukses bermain pada nominal kecil, para member lalu banyak bermain pada nominal get yang lebih besar muli dari Rp5juta, Rp13juta hingga puluhan juta.

BG mengatakan pada awal permainan, owner begitu sportif mentransfer uang arisan tepat waktu. Namun setelah berjalan tiga hingga lima bulan, owner tidak lagi mentransfer uang ariaan itu.

Sayangnya hingga kemarin tak satupun member yang menjadi korban melaporkan perihal penipuan ini ke pihak berwajib.

“Belum, belum ada laporan dari masyarakat yang merasa dirugikan terkait merebaknya arisan online via media sosial. Ini masuk dalam tindak pidana penipuan. Kalaupun ada segera ditindaklanjuti,” kata Kasat Reskrim Polres OKI AKP Haris Munandar.(Romi Maradona)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *