oleh

Limpahkan Kasus Penipuan Terhadap WNA Korea, Pasutri Diserahkan ke Jaksaan

Palembang l Bayu dan Riski yang merupakan pasangan suami istri dilimpahkan ke Jaksaan Kota Palembang atas kasus penipuan dan penggelapan terhadap korban WNA Korea, Selasa (12/10/2021).

Menurut Alpanto Wijaya. SH. MH Kuasa Hukum dari Korban WNA Korea menjelaskan, bahwa pelaku telah melakukan penipuan uang yang dimiliki korban WNA Korea sebesar 108 juta, yang mana uang tersebut digunakan untuk membeli tanah kaplingan yang berlokasi di arah kawasan Jakabaring seluas 4 kapling tanah pemukiman dan 2 kapling tanah untuk bangunan ruko.

” Namun, tersangka pasutri tersebut menggelapkan uang milik korban WNA Korea dan istrinya. Dengan cara mengiming-imingi bahwa pasutri tersebut adalah pihak dari deplover, ternyata setelah di telusuri pasutri ini malah tidak bekerja sebagai pihak dari deplover, tapi cara tersebut hanya untuk mengelabuhi korban WNA dan istrinya,” ungkapnya, Selasa (12/10/2021).

Saat ini juga tersangka pasutri dengan kasus penggelapan, sudah dilimpahkan ke kejaksaan negeri kota Palembang dan pihak pengacara dari korban WNA Korea yaitu Alpanto Wijaya.,SH., MH. Ikut mendampingi proses tahapan pelimpahan tersebut.

” Saya selaku kuasa hukum dari korban WNA Korea, menyampaikan terimakasih kepada Unit Harda Satreskrim Polrestabes Palembang, atas penanganan kasus yang dialami klien saya sudah berjalan dengan profesional dan transparan. Hingga terungkapnya kasus penipuan yang dialami klien saya,” katanya kepada beritamusi.co.id. (Abdus)

Komentar

Berita Lainnya