oleh

Komunitas Palembang Pusaka Sriwijaya Setiap Anggota Minimal Simpan 10 Benda Pusaka

Palembang | Berbagai peninggalan bersejarah ataupun berbagai benda pusaka yang memiliki nilai sejarah tinggi nampaknya hingga saat ini masih terus terjaga oleh para komunitas Palembang Pusaka Sriwijaya (PPS) kota Palembang.

Pasalnya, hal tersebut diketahui dalam kegiatan audiensi PPS kota Palembang bersama Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda di Balai Kota, Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Pemkot Palembang, Rabu 19 Januari 2022.

Ketua komunitas Palembang Pusaka Sriwijaya (PPS) kota Palembang, Surya Negara SH menjelaskan, bahwa pihaknya saat ini sengaja ingin mempublish keberadaan komunitas tersebut sekaligus mengajak Pemerintah untuk dapat bersinergi bersama.

“Anggota kita kurang lebih ada 50 orang, dan setiap orang itu minimal menyimpan 10 hingga 15 benda pusaka. Bahkan ada juga yang mencapai 100 hingga 1000 benda pusaka,” kata Surya Negara
Dijelaskannya, berbagai jenis benda pusaka juga disimpan serta dirawat oleh setiap anggota dengan baik, baik itu pedang, tombak.

Ia juga menyampaikan, ada juga beberapa benda lainnya yang merupakan peninggalan para petuah adat ataupun digolongan tertentu yang memberikan simbol spesial yang juga sengaja disimpan sekaligus dijaga dengan baik oleh para anggota komunitas.

“Mulai dari kepala, pakaian sampai ke aksesoris lainnya itu ada juga yang non pusaka, seperti kain, tanjak, kalung, ataupun benda yang pernah dimiliki oleh para petinggi adat atau kepala. Jadi bukan hanya senjata,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda sangat menyambut baik atas keinginan komunitas Palembang Pusaka Sriwijaya (PPS) kota Palembang untuk keterlibatan penuh di Pemerintahan kota Palembang terkait dengan koleksi-koleksi benda pusaka yang dimiliki selama ini.
Wakil Walikota Palembang dua periode itu juga menilai, bahwa benda-benda pusaka yang disimpan oleh komunitas Palembang Pusaka Sriwijaya (PPS) kota Palembang tersebut memiliki nilai-nilai sejarah yang tidak ternilai harganya.

Menurutnya, dengan banyaknya even yang akan diselenggarakan oleh Pemerintah kota Palembang di tahun ini, PPS juga dapat terlibat penuh dalam even-even tersebut untuk memamerkan benda-benda pusaka yang selama ini menjadi koleksi setiap anggota.

“Supaya nantinya orang-orang yang hadir juga bisa menikmati benda-benda pusaka yang memiliki nilai sejarah, khususnya dari kejayaan sriwijaya,” ujarnya.
Dijelaskan Fitri, beragam jenis benda pusaka yang dimiliki oleh setiap anggota komunitas, mulai dari kris, piring, manik-manik dan lainnya sebagainya yang menjadi peninggalan kerajaan sriwijaya dan kota Palembang.

“Kami belum melihat secara langsung, tetapi kami berharap nanti pada saat pelantikan kepengurusan mereka nanti pada 26 Januari, kita ingin benda-benda pusaka itu bisa ikut ditampilkan,” tungkasnya. (Alam)

Komentar

Berita Lainnya