oleh

Ketua TP PKK Babel Launching “Pintu Bahari”

PANGKALPINANG – Ketua TP PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Melati Erzaldi melaunching “Dasi Pintu Bahari” (Dasa Aksi Pelayanan dan Informasi Terpadu Babel Sejahtera dan Mandiri)”, di Gedung 2 Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Desa Babel, Jumat (24/12/2021).

Ada 10 program inovasi yang diluncurkan oleh Dinsospmd Babel, di antaranya Sentral (Sistem informasi terpadu kesejahteraan sosial), Siduma (Sistem informasi terpadu Dasa Wisma), NIPD (Nomor Induk Perangkat Desa), Selada (Selayang pandang desa), Patwal (Patroli Wilayah Sosial), Gasibu (Gerakan Amal shodaqoh dan infaq swribu), Tiwi Gadis Baper (terapis wicara gratis dinsospmd membawa perubahan), Tagana Bersuara Jaya (taruna siaga bencana bersih sungai, muara dan jalan raya), Gerbang Lensa (Gerakan bangkit liputan sosial dan desa), dan Tegar (tertib gerakan arsip).

Salah satu program tersebut yaitu Siduma, merupakan program yang digagas langsung oleh Ketua TP PKK Babel, Melati Erzaldi. Melalui Program Siduma ini, Ketua Melati berharap agar dapat mempermudah para penerima bantuan serta mempermudah teman-teman di Dinsospmd serta kader Dasa Wisma dalam bekerja.

“Saya ucapkan selamat, di hari Jumat yang penuh barokah ini, ada beberapa program yang diluncurkan. Kehadiran saya di sini untuk memberikan restu dan support atas program-program inovasi ini,” ujarnya.

Dikatakannya, bahwa di era 4.0 dan zaman yang serba digital, inovasi menjadi suatu keharusan karena akan mempermudah semua pihak. Data Siduma akan menjadi basis dasar bagi pemerintah daerah untuk membuat suatu kebijakan dan rencana pembangunan.

“Dengan data ini, kita bisa mendata orang-orang yang betul-betul berhak menerima bantuan sosial, berdasarkan Nomor Induk Kependudukan (NIK),” jelasnya.

Ketua Melati juga menyampaikan rasa senangnya, atas kunjungan Menteri Sosial RI ke Babel beberapa waktu lalu dalam rangka memperingati Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN). Karena menurutnya, bantuan sosial bukan hanya tugas pemerintah saja, melainkan juga harus bergerak bersama, gotong-royong dengan berbagai pihak, sehingga permasalahan sosial dapat ditanggulangi bersama.

“Sebagai pemimpin kita harus memberi teladan untuk memberi contoh berbagi kepada pihak yang membutuhkan. Saya harap, tindakan seperti itu akan menjadi trigger atau pemicu, agar orang lain yang berada pada kehidupan yang di atas bisa ikut bergandengan tangan membantu para mustahik ini,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinsospmd Babel, Budi Utama mengemukakan bahwa selama enam bulan dirinya berada di Pemprov. Babel, dirinya ingin berinovasi. Bagaimana Dinsospmd ini harus mengayomi, serta merangkul permasalahan sosial yang ada di kabupaten/kota dan desa.

“Otomatis kita harus kerja tim, di mana yang kami buat adalah Pintu Bahari, ada sepuluh aksi untuk merangkum permasalahan sosial dan desa itu. Meskipun sampai kapanpun, permasalahan sosial itu akan tetap ada, tapi kita selaku pemerintah ketika ada orang butuh, kita penuhi. Yang belum bisa kita penuhi, minimal kita assesmentkan dan tentukan langkah-langkah kebijakan selanjutnya,” ujarnya.

Dari 10 program inovasi ini, ada satu yang menarik, yaitu Gerbang Lensa. Di mana anak-anak yang hobi menulis berita, mengedit foto, video dikumpulkan jadi satu. Di Gerbang Lensa ini ada sebanyak 9 orang, dan ada satu tunanetra lulusan S2 Australia, benama Eka.

“Eka ini akan menjadi host di Gerbang Lensa ini. Eka saya ajak untuk membantu dari sisi disabilitas, yang kita berdayakan. Podcast ini nantinya akan mengundang kades, tokoh atau ASN yang berprestasi. Gerbang Lensa ini juga menjadi wadah, sebagai bentuk keterbukaan publik,”pungkasnya.

Pada acara ini juga dilakukan penyerahan bantuan secara simbolis oleh Ketua TP PKK Babel kepada penyandang disabilitas, juga penyerahan penghargaan kepada dunia usaha, serta launching kendaraan operasional “Pintu Bahari”. (Doni)

Komentar

Berita Lainnya