oleh

Ketua DPRR Basel Minta Eksekutif Segera Sampaikan Rancangan KUA & PPAS

TOBOALI – Memasuki pekan kedua bulan Agustus tahun 2020, kabar mengenai akan ada atau tidaknya pembahasan APBD-P Kabupaten Bangka Selatan (Basel) belum tersiar di tengah pandemi COVID-19.

Hal ini sangat berbeda dari biasanya di mana rancangan KUA dan PPAS disampaikan Kepala Daerah kepada DPRD paling lambat pertengahan bulan Juni tahun anggaran berjalan untuk dibahas dalam pembicaraan pendahuluan RAPBD tahun anggaran berikutnya. Untuk selanjutnya disepakati paling lambat akhir Juli tahun anggaran berjalan.

Menanggapi hal ini, Ketua DPRD Basel, Erwin Asmadi mengaku masih menunggu penyampaian rancangan KUA dan PPAS perubahan dari eksekutif. “Mungkin pekan depan diajukan eksekutif. Kalau dari kami DPRD masih menunggu pengajuan. Tapi tim legislatif sudah menjadwalkan untuk segera dibahas rancangan KUA dan PPAS perubahan ini,” ujarnya, Rabu (12/8/2020).

Kata Erwin, legislatif telah beberapa kali menyurati eksekutif untuk penjadwalan penyampaian KUA dan PPAS. Dia juga menyoroti realiasi pemangkasan anggaran hingga 50 persen di tiap OPDakibat pandemi Covid-19.

“Kita juga minta laporan realisasi anggaran sampai saat ini, dan ini belum disampaikan setelah tahu realiasai berapa yang dipakai, dalam pemangkasan kemarin, di situ kita akan tahu,” lanjut politisi PDIP tersebut.

Dengan demikian, diharapkan Erwin apabila anggaran yang dipangkas tersebut tidak digunakan agar sesegera mungkin dikembalikan kepada masing-masing OPD. Sehingga mereka bisa menjalankan program semula.

Sementara itu, Ketua Tim Angggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Basel Achamd Ansyori mengungkapkan, proses penyusunan APBD perubahan sampai dengan saat ini masih dilakukan pembahasan.

“Masih kita bicarakan dulu di TAPD, lihat perkembangan juga. Kalau pemangkasan anggaran di OPD, kita lihat serapan dana Kalau serapan maksimal yang disediakan covid artinya habis dananya,” pungkas Pj Sekda Basel itu. (Devi)

Komentar

Berita Lainnya