oleh

Kembali ke Podium, Target Rossi di GP Argentina

Valentino Rossi merupakan juara bertahan GP Argentina. (REUTERS/Marcos Brindicci)
Valentino Rossi merupakan juara bertahan GP Argentina. (REUTERS/Marcos Brindicci)

JAKARTA I Sebagai juara bertahan MotoGP Argentina, Valentino Rossi tidak memiliki target muluk-muluk pada balapan yang akan berlangsung di Sirkuit Termas de Rio Hondo akhir pekan ini, 1-3 April 2016.

Rossi berhasil merebut trofi GP Argentina musim lalu setelah memenangi duel melawan pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, saat balapan menyisakan dua lap. Marquez terjatuh setelah menyenggol ban belakang Rossi.

“Saya senang bisa kembali ke Argentina. Di tempat ini saya punya banyak pendukung dan selalu menyenangkan bisa merasakan hasrat pendukung di sini,” ujar Rossi seperti dilansir Crash.net.

“Saya punya kenang indah di sini. Tahun lalu saya melalui balapan yang hebat. Sulit untuk mengulanginya musim ini, tapi saya akan berusaha keras.”

Rossi gagal mempertahankan kemenangan di GP Qatar dua pekan lalu setelah hanya finis di posisi keempat pada balapan di Sirkuit Losail. Itu adalah untuk kali pertama sejak 2012 Rossi gagal meraih podium di GP Qatar.

Rossi tidak sepenuhnya kecewa dengan hasil di GP Qatar, pasalnya The Doctor hanya terpaut 2,387 detik dari rekan setimnya di Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo, yang memenangi balapan. Untuk GP Argentina, Rossi mengaku targetnya adalah kembali ke podium.

“Saya gagal merebut podium di Qatar, tapi itu balapan yang bagus. Tim bekerja dengan baik sepanjang akhir pekan. Di Argentina kami akan melakukan hal yang sama, tapi kami akan berusaha mendapatkan balapan yang lebih bagus untuk bisa meraih podium,” ucap Rossi.

Direktur tim Movistar Yamaha, Massimo Meregalli, berharap Lorenzo dan Rossi akan kembali menjadi pebalap terdepan di GP Argentina. Namun, Meregalli khawatir GP Argentina akan menyulitkan kedua pebalapnya karena belum pernah melakukan tes di Argentina menggunakan ban Michelin dan sistem elektronik (ECU) yang baru.

“Kami terus menambah pengetahuan sejauh mana kemampuan ban Michelin dari balapan pertama. Tapi akan menarik untuk melihat bagaimana performa ban di sirkuit yang belum pernah kami tes sebelumnya,” ujar Meregalli. (CNN)

Komentar

Berita Lainnya