oleh

Kasus Positif Covid 19 di Kabupaten Bangka Kembali Bertambah

Bangka | Juru bicara covid-19 kabupaten Bangka Boy Yandra mengatakan pasien yang terkonfirmasi positif covid-19 di Kabupaten Bangka bertambah sebanyak 43 kasus, disampaikannya di Sungailiat,Rabu (28/4/21)

Sedangkan pasien yang sembuh 8 orang meninggal dunia 1 orang berinisial J (33) jenis kelamin perempuan warga desa Bukit Layang, karena diduga hipertensi.” kata Boy.

J Masuk rumah sakit Depati Bahrin tanggal 26 April 2021, sempat dirawat dan kondisi semakin menurun dan sekira pukul 6.10 yang bersangkutan meninggal dunia dengan PCR positif covid-19 dan
dikebumikan di TPU Bukit Layang,” ungkap Boy.

Boy menambahkan jadi jumlah keseluruhan yang sudah meninggal dunia terkonfirmasi covid 19 sebanyak 43 orang.

Jadi dalam 10 hari saja Kabupaten Bangka sudah 242 orang terkonfirmasi positif covid 19. Dari 184 yang masih isolasi dan karantina yang mana yang terbanyak di kecamatan Sungailiat 116 orang sedangkan Pemali 38 orang Kemudian Belinyu 26 orang.

Untuk yang meninggal dunia 43 orang yang terbanyak di Sungailiat 19 orang kemudian Pemali 5 orang, Bakam dan Belinyu 4 orang, Riau Silip, Puding Besar, Mendo Barat 3 orang dan merawang 2 orang.

Untuk suspect yang terbanyak yaitu di Kecamatan Sungailiat yaitu 726 orang, Pemali 381 orang dan Mendo Barat 158 dari jumlah suspect seluruhnya 1.860 orang,” terang Boy.

Boy menjelaskan untuk kontak erat, kontak erat yang berjumlah 4.743 orang, yang terbanyak di kecamatan Sungailiat 1.348 orang, kemudian pemali 1.252 orang, dan Belinyu 434 orang. Antigen sendiri sudah melaksanakan 17.595 antigen, sedangkan Swab, Kabupaten Bangka sudah melaksanakan 8601 tes atau 26,98 per 1000 penduduk dan lebih dari target WHO 1/1000.

Kemudian untuk karantina dan isolasi di 5 rumah sakit,dimana 28 tempat tidur yang berisi 22 tempat tidur sedangkan isolasi 141 tempat tidur, terisi 97 tempat tidur. Kemudian untuk karantina sendiri, mess Anggrek itu berjumlah 15 tempat tidur, terisi 15 tempat duduk Sedangkan untuk mess Melati 14 tempat tidur, terisi 14 tempat tidur,” papar Jubir covid-19 kabupaten Bangka ini.

Jadi upaya yang dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Bangka dikarenakan peningkatan kasus secara signifikan selama 10 hari ini maka dilakukan PPKM mikro yang ini diserahkan ke kecamatan Sungailiat dan Kecamatan Pemali,” jelas Boy.

Untuk kecamatan Sungailiat yang di lakukan PPKM Mikro yaitu di Kelurahan Sungailiat, Srimenanti dan Kenanga dan Bukit Betung.

Kemudian untuk Pemali di desa Karya Makmur dan desa Air Ruai. Jadi 4 Kelurahan dan 2 desa sudah diberikan kewenangan untuk membentuk PPKM mikro dan tanggungjawab Kecamatan masing-masing dan berkoordinasi dengan pihak Puskesmas untuk melakukan bagaimana nanti jika ada yang positif dan membuat posko karantina dengan tulisan isolasi Mandiri dan ini tanggung jawab dari Kecamatan dan desa wilayah tempat tinggal,” pungkas Boy Yandra. (Egi)

Komentar

Berita Lainnya