oleh

Kakek Bujed Dilanda Sepi, Bocah Tetangga Dinodai

SIMPANG KATIS – Kakek Din alias Bujed, 54, sebenarnya sudah tergolong mau uzur. Uniknya, nafsu masih syurrr melihat bocah 10 tahun tetangganya. Kesepian atau sangek-an, akhirnya Bunga dikejar dinodai dengan cara menumpahkan sperma. Meski berontak kabur dikejar kake, tetap disikat juga, sehingga polisi Polsek Simpang Katis turun tangan menangkapnya.

Kelakuan Kakek Bujed berkepala botak ini menguatkan ketika anak cucu bilang, sudah tua mau ngapain, si kakek menjawab: “Mau ngapain ya nggak papa, wong sudah lama nggak ngapa-ngapain juga.”
Maklum, Kakek Bujed ini mungkin sudah lama kesepian, sehingga ibaratnya prajurit sudah lama senapannya non aktif. Kalau senapan betulan, jelas sudah diambil kembali oleh kesatuan. Yang bahaya justru senapan dalam tanda petik. Secara riel masih ada, tapi tak bisa nembak karena tak ada sasaran yang layak tembak. Sebetulnya masih banyak obyeknya, tapi sononya yang sudah ogah ditembak.
Kakek Bujed yang tinggal di Simpang Katis, Bangka Tengah (Babel) ini belakangan benar-benar gundah gulana. Ibarat sepeda motor atau mobil, sudah lama nggak ganti olie mesin. Kalau olie gardan masih bisa ditahan-tahan, tapi olie mesin lama tak ganti rasanya badan jadi ngelitik, jika digas kuat sekali getarannya.
Jika Bujed seperti kakek Akidi Tio yang menyumbang negara saja sampai Rp 2 triliun, cari cewek muda nan mempur macam singkong rambak merah, pastilah mudah. Tapi dia ini kan hanya Aki-aki doang, sehingga sudah minus daya tarik bagi lawan jenisnya. “Aki-aki modal bonggol tanpa benggol, buat apa….,” pasti begitu reaksi pihak si wanita.
Dalam kondisi nafsu yang sudah demikian suntuk, terpaksa Kakek Bujed menggunakan politik calak-calak ganti asah, atau tak ada rotan akar pun berguna.
Burung kakak tua hinggap di jendela. Sore itu 19 Desember 2021 sekitar pukul17.30 WIB, Melati (nama disamarkan, red) tengah mandi bersama anaknya yakni Bunga di pemandian dekat kebun mereka.

Saat itu, Bunga bercerita kepada ibunya, “Atok (Din, red) ade ngejer ku mak, tapi ku lari” (Kakek ada mengejar saya mak, tapi saya berlari, red). Selanjutnya Melati bertanya kembali kepada anaknya kenapa kamu dikejar Atok Din?, kemudia Bunga menjawab “Ko nek dipantat kek Atok” (Saya mau disetubuhi oleh kakek).

Mendengar jawaban anaknya tersebut, Melati menanyakan lebih lanjut kepada anaknya yang ternyata sudah mengalami perbuatan asusila oleh Atok Din Bujed dengan cara menumpahkan sperma diatas kemaluan Bunga.
Tak ayal, kemudian Melati memberitahu hal tersebut kepada suaminya dan langsung melapor ke Mapolsek Simpangkatis guna ditindaklanjuti sesuai dengan hukum berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Anggota Unit Reskrim Polsek Simpangkatis seusai menerima laporan pun bergerak, hingga pada Jum’at (24/12/2021) sekira pukul 13.00 WIB, Atok Din Bujed berhasil ditangkap dan diamankan tanpa perlawanan saat tengah duduk di depan sebuah rumah di Kecamatan Simpangkatis. Tersangka, langsung dibawa ke Mapolsek Simpangkatis guna dimintai keterangan lebih lanjut.
Tak urung Kakek Bujed resmi jadi bahan olok-olok tetangga. Ada yang mengatakan, sudah tua carilah pahala bukan paha.
Simpangkatis Iptu Harry Frizko seizin Kapolres Bateng AKBP Moch. Risya Mustario membenarkan adanya kasus perkara tindak pidana Perbuatan Asusila Terhadap Anak di bawah umur seperti dimaksud dalam Pasal 82 UU RI No. 17 tahun 2016 tentang Penetapan PERPU No.1 tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU RI No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan tuntutan hukuman maksimal 15 tahun kurungan penjara.

“Kasus ini telah kami indaklanjuti dengan laporan polisi Nomor : LP/B- 611 /XII/2021/SPKT/Polsek Simpangkatis/Polres Bangka Tengah/Polda Bangka Belitung tertanggal 17 Desember 2021,” katanya.

Lanjut Kapolsek Harry, terlapor Din alias Bujed telah diamankan untuk diproses lebih lanjut. “Sejumlah barang bukti juga turut diamankan berupa, sehelai baju long dress tangan panjang bermotif Bunga-bunga, sehelai celana dalam warna hijau, sehelai celana pendek bermotif garis-garis warna hijau, hitam dan abu-abu, sehelai jaket warna hitam, sehelai baju warna putih ada saku di bagian depan baju, satu tutup kepala warna abu-abu bertuliskan R,” tandasnya. (don)

Komentar

Berita Lainnya