oleh

Jurnalis Muara Enim Bersama PTBA Berkunjung ke Sawahlunto

Sawahlunto | Rombongan jurnalis di Kabupaten Muara Enim bersama dengan PT Bukit Asam melakukan kunjungan ke Kota Sawahlunyo Sumatera Barat.

Sawahlunto merupakan salah satu kota tambang dan lokasi pertambangan PT Bukit Asam Tbk, yang masuk dalam daftar Situs Warisan Budaya Dunia UNESCO.

Rombongan jurnalis yang tergabung dalam Ikatan Wartawan Online (IWO) dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Muara Enim bersama dengan beberapa Pegawai Humas PTBA Tanjung Enim, disambut hangat oleh Petinggi Unit Penambangan Ombilin (UPO), Jum’at (20/12/2019).

General Manager UPO, Nan Budiman BE mengatakan, Banyak sejarah yang terjadi di sawahlunyo Sejak masa penjajahan Belanda pada 1892, sampai pada masa reformasi bahkan hingga penambangan sudah selesai operasi, seperti bangunan tua peninggalan Belanda, serta lubang suro yg terletak tidak jauh dari kantor UPO.

Selain peninggalan bersejarah tersebut, dapur umum yang sebelumnya dapat memproduksi makanan setiap waktu, untuk ribuan pekerja paksa dan stasiun kereta api sebagai tempat dilakukannya aktivitas pengangkutan batu bara, dijadikan museum  pada tahun 2005. Masing-masing dinamakan Museum Gudang Ransum dan Museum Kereta Api Sawahlunto.

Katanya, pasca tambang lokasi sawahlunto mulai dibangun beberapa tempat objek wisata, seperti pacuan kuda, sirkuit balap motor, dan wisata air, kebun binatang serta budidaya tanaman buah. Saat ini sawahLunto disebut sebagai kota tertua di daerah Sumatera Barat.

“Dahulunya Sawah Lunto bisa disebut sebagai kota termodern karena waktu itu kota ini sudah ada listriknya,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan Nan Budiman, rencananya UPO akan kembali melakukan penambangan pada tahun 2020. Itupun belum tahu pasti karena masih dalam tahap pengecekan teknologi penambangan. Tempat penambangan nantinya di daerah langkop.

“Itu baru rencana belum ada keputusan yang pasti. Saat ini kegiatan kita hanya lakukan pendidikan tambang dalam Sawahlunto,” tuturnya.

Dirinya berharap, para jurnalis yang berkunjung dapat memahami dan menambah pengalaman tentang sejarah UPO di Sawah Lunto Destinasi Warisan Dunia Versi UNESCO.

“Menurut kami, Tanjung Enim kota wisata akan lebih baik dari kami yang ada di sawahLunto,” tukas nan. (Rahmad)

Komentar

Berita Lainnya