Kepala Diskominfo Lubuklinggau, Erwin Armeidi mengungkapkan, gelaran Bimtek ini bertujuan mengajak para jurnalistik untuk kembali mengingat peranannya jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).
“Ini tujuannya mengajak para pekerja Pers untuk mensukseskan Pilkada,” ungkapnya.
Acara yang dibuka Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe itu, digelar di Kantor Badan Pendidikan dan Pelatihan (Bandiklat) Kota Lubuklinggau.
“Saya mengajak untuk Pers menjaga netralitas dan independensi dalam menghadapi Pilkada. Untuk para jurnalis saya tidak menjelaskan terkait netral atau tidak. Sebab, yang netral itu hanya TNI dan Polri,” jelas Walikota dalam sambutannya.
Sementara itu, Salah satu Narasumber Kegiatan, Hadi Prayogo mengakui bahwa netralitas media mulai pudar di Indonesia, bahkan yang berskala nasional. Terutama, apalagi pimpinan suatu media ikut serta berpolitik.
“Tentu akan berpengaruh jika pimpinan media juga merupakan pengurus atau petinggi partai. Itu dipertontonkan dalam Pemilu lalu. Jadi, jika kita ingin turut berpolitik, termasuk menjadi anggota Timses Calon Kepala Daerah saja, tentu harus mundur dulu jadi jurnalis atau keluar dari perusahaan pers. Sebab, langsung atau tidak pasti akan berpengaruh,” ungkapnya. (Mulyadi)













